Bupati Pati Sudewo Tidak Jadi Dimakzulkan, Warga Dikadalin DPRD
Oleh: Made Supriatma
Masih ingat kan mengapa demo besar-besaran kemarin menuntut pembubaran DPR dan DPRD? Inilah hasil kerjanya. Kongkalikong di belakang.
Sudewo itu sudah nggak punya mandat setelah seratusan ribu orang mendemonya. Kalau dia punya muka, harusnya dia mundur. Tapi dia terus berkuasa. Mungkin nanti bahkan akan dapat periode kedua juga.

Dan tentu, Sudewo juga sudah menghabiskan banyak uang. Tidak saja untuk membeli suara di DPRD tapi juga membeli beberapa tokoh pendemo. Oh, tidak lupa juga bayar uang keamanan. Bayar partai-partai yang mendukungnya. Mungkin malah dia habis-habisan keluar uang untuk mempertahankan kekuasaannya.
Kemudian, apakah dia akan jadi bupati yang miskin? Ya jelas nggak. Segala sesuatu pasti akan dilakukannya untuk menutupi pengeluarannya itu. Ini soal balance sheet — pengeluaran dan penerimaan. Keluar banyak, ya harus masuk banyak juga. Dan kalau bisa 100% lebih banyak!
Dan setelah selamat dari massa dan DPRD ini, ia membuktikan kekuasaannya tidak bisa dibatasi. Ia berasal dari partai penguasa. Aparat-aparat dikerahkan untuk menjaganya. Dan ia layani mereka dengan baik.
Sekarang DPRD mengembik minta maaf?
Celenk!






