BUKAN SEKEDAR PEMAKAMAN, TAPI SIMBOL PERLAWANAN

Iqbal Aji Daryono seorang penulis esai, praktisi media sosial, dan travel writer asal Bantul, Yogyakarta, terbang ke Teheran turut menghadiri pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dimulai dari tanggal 3 hingga 9 Juli 2026.

Iqbal di akun fbnya membagikan foto-foto saat tiba di Teheran.

“Turun bandara langsung disambut kepalan tangan revolusi. Makan malam disambut kawan-kawan italiano yang anti-imperialista. Ada juga yang dari Spanyol, Turki, Pakistan, Jepang, mulai wartawan, penulis, kreator konten, dan tentu para aktivis,” ujar Iqbal yang membagikan foto di akun facebooknya (3/7/2026).

“Banyak yang sinis karena jenazah tidak segera dimakamkan. Soal fikih silakan berdebat sampai telak jebol hehe. Tapi akan segera tampak bahwa ini bukan sekadar acara duka atau lelayu layatan kampung. Ini momentum pernyataan politik yang sangat kuat: bahwa yang muak dengan puluhan tahun dominasi dan arogansi Imperium Ngamerika-Ngisrael tu buanyakk sekalii 😆,” tandasnya.

Seperti diketahui, Ali Khamenei wafat pada 28 Februari 2026 akibat serangan udara gabungan AS dan Israel.

Jenazah baru dimakamkan secara resmi setelah tertunda selama lebih dari empat bulan akibat situasi perang dan ketegangan keamanan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Skala Massa dan Kehadiran Internasional

  • 20 Juta Pelayat: Otoritas Iran memprediksi perhelatan ini akan dihadiri oleh 15 hingga 20 juta orang, menjadikannya salah satu pemakaman kenegaraan terbesar dalam sejarah dunia.
  • 100 Negara Hadir: Lebih dari 100 delegasi asing dari berbagai negara mengonfirmasi kehadiran mereka, termasuk perwakilan dari Rusia, Tiongkok, India, dan Pakistan.
  • Boikot Barat: Pemerintah Iran menegaskan tidak mengundang negara-negara Barat atau negara mana pun yang mendukung agresi militer AS dan Israel.
  • Delegasi Indonesia: Pemerintah Indonesia mengirimkan Duta Besar RI untuk Iran, Roy Sumirat, sebagai perwakilan resmi negara dalam upacara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. ~jelas menghadiri “Biang Kerok atau dalang” pembantaian sadis > 600 ribu ahlus sunah Suriah, dosa besar ‼️
    ~Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah bukan bagian dari Islam. silahkan baca fatwa puluhan ulama salaf. sy siap debat tertulis, sdh sy lakukan dg tokoh² senior syiah AABAA, USAA dll

    1. @Ali badjrie.. teruskan bang.. jgn kasi kendor.. brpecah lebih “disukai” tuhan drpd “prsatuan ummat”.. ya ga bang..!?
      ☝🏻👇
      lebih bagus lg klo abang ajak debat prwakilan sunni arab ato afghan yg hadir mndoakan..
      ✌🏻👍