Amsal Christy Sitepu adalah seorang videografer profesional asal Sumatera Utara yang berbasis di Medan. Namanya menjadi sorotan publik pada awal tahun 2026 karena dijadikan tersangka dalam proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo.
Namun akhirnya majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis bebas terhadap Amsal Christy Sitepu karena dinilai tidak terbukti melakukan korupsi proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
“Menjatuhkan vonis bebas terhadap Amsal Christy Sitepu karena tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Hakim Ketua Yusafrihardi Girsang di ruang sidang Cakra Utama di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (1/4/2026).
Vonis tersebut berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yang sebelumnya menuntut terdakwa Amsal dengan pidana penjara selama dua tahun.
***
Terlepas dari kasus ini sudah divonis bebas, tetap penting sekali kasus ini jadi pembelajaran bersama.
Ayolah, jika kalian penegak hukum, maka tajamkan pisau keadilan kalian itu ke kasus-kasus besar. Koruptor-koruptor ratusan miliar, triliunan. Mafia-mafia bisnis, kolusi bisnis raksasa. Bukan malah tajam sekali ke kasus yang hanya recehan begini, dan itu pun logikanya membingungkan.
Jika kalian aparat pajak, maka buas-lah ke perusahaan-perusahaan ekspor batubara, sawit, smelter, pengusaha-pengusaha dengan omset triliunan, bukan malah rese ngurusin bisnis rumahan, profesi rumahan. Aduh, kalian malah kadang buas banget sama penulis buku seperti Tere Liye, yang jelas-jelas malah bukunya dibajak jutaan eksemplar per tahun. Ambyar deh, penulis itu dirugikan miliaran, pemerintah tidak peduli. Eh malah urusan pajaknya ribet sekali.
Mudahkanlah urusan orang lain. Jangan habiskan waktu kalian untuk hal-hal yang tidak penting dan mendesak. Kasus-kasus kecil.
Kasus Amsal Sitepu ini, aduh, saya bingung sekali mempelajarinya. Negara dirugikan 200 juta? Biaya editing, dll harusnya nol? Kalian meributkan istilah-istilah yang memang sudah lumrah dimana-mana? Justeru kalau kalian mau menyelidiki, mending kepala-kepala desa itu yang diselidiki.
Apa sih yang kalian kejar dari mengurusi kasus-kasus begini? Kejar setoran? Kejar target?
(Tere Liye)







garap noh warisan jokibul : dana covid, IKN, ka China whoos
itu indikasi ada korupsi trilyunan