Setelah pengadaan mobil dinas Rp 8,5 miliar yang bikin heboh, kini Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud kembali jadi sorotan karen merenovasi rumah dinas mencapai Rp 25 miliar.
Polemik anggaran lebih dari Rp 25 miliar untuk penunjang fasilitas rumah jabatan dan ruang kerja Gubernur serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur menjadi sorotan.
Berdasarkan data Inaproc Kaltim, anggaran tersebut terbagi ke dalam sedikitnya 57 item belanja pada tahun 2025.
Sejumlah pos anggaran yang mencuat di antaranya rehabilitasi ruang kantor Gubernur senilai Rp 6 miliar dan renovasi rumah jabatan Gubernur sebesar Rp 3 miliar.
Selain itu, terdapat pula anggaran Rp 1,2 miliar untuk rehabilitasi ruang kerja Wakil Gubernur serta belanja mebel yang mendekati Rp 1 miliar.
Tak hanya itu, beberapa pengadaan lain turut menjadi perhatian publik, seperti videotron senilai lebih dari Rp 700 juta dan peralatan dapur dengan pagu lebih dari Rp 600 juta.
Ada pula pekerjaan interior ruang fitnes dan biliar senilai Rp 195 juta, serta anggaran penunjang kesehatan yang mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu item yang paling menyita perhatian adalah pengadaan akuarium air laut di rumah jabatan Gubernur dengan nilai mencapai Rp 195 juta.
Secara keseluruhan, puluhan item tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menunjang operasional dan kenyamanan kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan di Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menyebut banyak fasilitas di rumah dinas gubernur sudah tidak layak sehingga perlu dibenahi, mulai dari toilet hingga perabotan.
Dia juga mengeklaim bahwa penganggaran renovasi dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan susah dibahas bersama DPRD Kaltim dan disetujui Mendagri.











Rumah jabatan yg hanya digunakan dalam masa jabatan 5 tahunan. Dan itu pun mereka tidak selalu ada disana. Kebanyakan keluyuran melakukan perjalanan dinas. Memang orang-orang dari partai politik, pejabat politik itu mayoritas otaknya KOTOR. KOTOR karena selalu berisi ketamakan, kecurangan, tak punya rada malu, munafik…
yah ketipu lagi aja rakyat kaltim
kalimantan pulau terkaya di indonesia kaya batu bara, sawit dan gas. rakyat kalimantan harus lebih aware lagi sama pejabat2 daerahnya sekarang sudah era otonomi daerah.
najis najis najis najis, NAAA JIIIZZZZ.
Makanya rakyat kalo milih pemimpin dipake otaknya napa.