Sepertinya ini terkait dengan mantan jubir Jokowi

Analis militer yang merupakan Guru Besar bidang hubungan internasional di Universitas Negeri Saint Petersburg, Rusia (St Petersburg State University), merangkap Ambassador of Science and Education of Russia, Prof. Connie Rahakundini Bakrie mengaku ‘diserang’ buzzer pasukan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Connie melalui pernyataannya yang diunggah di Instagram pada Kamis (2/4/2026).

Connie mengaku serangan itu datang kepadanya setelah memberikan masukan atau mengoreksi Prabowo.

Ia mengaku sudah mendeteksi pihak-pihak yang menyerangnya.

Setelah dideteksi, Connie menyebut pihak-pihak yang menyerangnya terafiliasi ke Istana.

Lantas, Connie pun bertanya-tanya, apakah serangan yang ditujukan untuk dirinya merupakan perintah dari Prabowo.

Pihaknya pun memperingatkan Prabowo agar tidak sampai ada gerakan ‘No Kings’ di Indonesia.

Pasalnya, gerakan ‘No Kings’ bisa terjadi imbas pemimpin yang tidak menerima kritikan dan masukan.

Perlu diketahui gerakan ‘No Kings’ merupakan gelombang protes masal di AS sebagai bentuk perlawanan warga terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurut Sadi Didu, pasukan buzzer Istana ini ada kaitannya dengan mantan Jubir Jokowi yang sekarang aktif kembali ke Istana walau belum ada jabatan resmi.

“Sepertinya ini terkait dengan mantan jubir Jokowi yang aktif kembali di Istana walau blm ada jabatan resmi,” kata Muhammad Said Didu di akun X @msaid_didu.

Mantan Jubir Jokowi yang dimaksud adalah Hasan Nasbi, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) yang diberhentikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025. Hasan Nasbi kemarin kembali lagi ke Istana saat Prabowo mengundang diskusi beberapa jurnalis dan pengamat (diantaranya Najwa Sihab), dan Hasan Nasbi menjadi moderator diskusi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *