Duta Besar Israel untuk Italia, Jonathan Peled, mengecam sampul majalah mingguan Italia L’Espresso edisi 10 April 2026, yang menggambarkan seorang pemukim ilegal Israel berseragam militer sedang merekam seorang wanita Palestina yang sedang dalam kesulitan, dengan judul “L’abuso,” yang berarti “pelecehan” dalam bahasa Italia.
Edisi tersebut menampilkan judul utama “Sayap kanan Zionis membentuk Israel Raya,” yang menyajikan gambar tersebut sebagai metafora untuk kebijakan ekspansionis yang terkait dengan sayap kanan Israel.
Peled mengkritik sampul tersebut sebagai distorsi realitas yang manipulatif, sementara investigasi utama majalah tersebut berpendapat bahwa Israel menggunakan narasi keamanan untuk membenarkan ekspansi teritorial di seluruh wilayah tersebut. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengumumkan rencana perluasan “Israel Raya” pada 9 April, hari yang sama dengan penerbitan L’Espresso, sehingga sampul tersebut langsung memiliki relevansi geopolitik.
Kontroversi ini muncul di tengah hubungan yang sudah tegang, beberapa minggu setelah Italia memanggil Duta Besar Peled terkait tindakan Israel yang melarang Kardinal Pizzaballa memasuki Makam Suci pada Minggu Palma.
L’Espresso adalah mingguan politik dan budaya tertua di Italia yang masih bertahan, didirikan pada tahun 1955. Majalah ini mempertahankan sikap editorial yang kritis terhadap pemerintah Israel sejak Oktober 2023, menerbitkan beberapa berita utama tentang perang genosida Israel di Gaza, kekerasan pemukim ilegal Israel, dan pemerintahan Netanyahu.
Sumber: TRT World







bravo itali
kupikir “bangsa kera” itu kiasan, tp…emang spt kera sih…