Dokter keturunan Palestina dr. Rahmeh Al-Adwan ditangkap polisi London untuk kelima kalinya karena kritiknya terhadap Israel di media sosial

Dr. Rahmeh Al-Adwan ditangkap untuk kelima kalinya pada Kamis 26 Maret 2026 oleh Kepolisian Metropolitan London di rumahnya. Ia dibawa ke Kantor Polisi Charing Cross. Dokter keturunan Palestina-Inggris ini telah berulang kali menjadi sasaran karena kritiknya terhadap Israel di media sosial dan keikutsertaannya dalam protes pro-Palestina.

Dr. Adwan adalah salah satu pembela Palestina yang paling terkemuka dan telah ditangkap 5 kali. Dia juga dipecat dari pekerjaannya karena pendiriannya tentang keterlibatan pemerintah Barat dalam mendukung Israel selama perang di Gaza.

Penangkapan Terbaru: Dr. Rahmeh Al-Adwan ditangkap untuk kelima kalinya pada 26 Maret 2026 oleh Kepolisian Metropolitan London di kediamannya di Pilning, South Gloucestershire dan ia dibawa ke Kantor Polisi Charing Cross.

Penyebab Penangkapan: Ia didakwa dengan enam pelanggaran kriminal, termasuk empat dakwaan mendukung organisasi terlarang (Hamas) di bawah undang-undang terorisme Inggris dan dua dakwaan menghasut kebencian rasial melalui unggahan media sosial.

Status Pekerjaan: Sejak November 2025, ia telah diskors selama 15 bulan dari praktiknya di Layanan Kesehatan Nasional (NHS) oleh Medical Practitioners Tribunal Service (MPTS) menyusul adanya investigasi terkait postingannya di media sosial.

Aktivisme: Dr. Al-Adwan dikenal vokal dalam membela hak-hak Palestina dan sering terlibat dalam aksi protes damai di London, yang sebelumnya juga berujung pada penangkapan berkali-kali di bawah undang-undang ketertiban umum.

Dr. Rahmeh Al-Adwan saat ini ditahan sebelum menghadiri dakwaan di Pengadilan Magistrat Westminster pada hari Jumat (hari ini), kata polisi.

[Video Penangkapan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *