Ada tiga poin yang bisa di-highlight dari keanehan ini.
Pertama, Seskab itu eselon II dalam tata administrasi pemerintahan.
Eselon II itu cuman pejabat menengah, bahkan di bawah Dirjen.
Pertanyaannya, kenapa Menteri malah menghadap sekelas direktur dan kepala biro di kementerian?
Kalau di daerah malah sekelas Kepala Dinas..
Ini secara teknis janggal dari tata administrasi jabatan kabinet maupun pemerintahan.
Kalau mau, mending Teddy dijadiin Seskeb sekelas menteri aja deh.
Cuma statusnya sebagai militer aktif harus dihapus.
Kedua, ini lagi-lagi menguatkan Laporan Tempoβ¦
Kalau menteri-menteri melaporkan kinerja dan berkoordinasi dengan Seskab.
Ketiga, untuk apa ada foto selfie bareng presiden di situ?
Secara interaksionisme simbolik, foto itu menimbulkan kesan doi sedang menunjukkan posisinya kepada para menteri.








etak etik .. etik ndasmu ….
ya Allah…kok kayak negara ini dikuasai oleh si teddy. Lebih miris lagi kalo ternyata dia adalah boti! sungguh bencana
pengganti si Samsul yg memang ga bisa apa2 π€
harus lapor ibu negara dulu dong,kalo kagak ntar kan gak dikasih…