BREAKING: Strategi brilian lainnya dari Menteri Luar Negeri Iran ๐ฎ๐ท Araghchi
Iran mengizinkan kapal-kapal Prancis ๐ซ๐ท untuk bebas berlayar di Selat Hormuz, negara Eropa kedua setelah Spanyol ๐ช๐ธ yang mendapatkan hak istimewa tersebut.
Iran kini perlahan-lahan mengisolasi Trump dari sekutunya satu per satu, yang menolak untuk tunduk pada intimidasi Trump.
Berdasarkan laporan terkini per 4 April 2026, Prancis memang menjadi negara Eropa kedua setelah Spanyol yang kapalnya diizinkan melewati Selat Hormuz oleh Iran.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai situasi tersebut:
- Izin Kapal Prancis: Kapal kontainer milik perusahaan raksasa Prancis CMA CGM, yaitu Kribi, berhasil melintasi Selat Hormuz pada 2 April 2026. Sebelum masuk ke perairan teritorial Iran, kapal ini mengubah sinyal AIS-nya menjadi “Owner France” untuk menunjukkan kewarganegaraan pemiliknya kepada otoritas Iran.
- Status Spanyol: Spanyol menjadi negara Uni Eropa pertama yang mendapatkan kelonggaran serupa pada akhir Maret 2026. Kedutaan Besar Iran di Madrid menyatakan bahwa Iran terbuka terhadap permintaan Spanyol karena negara tersebut dianggap menghormati hukum internasional dan menentang kebijakan “tekanan maksimum” Amerika Serikat.
- Strategi Isolasi: Langkah Iran memberikan akses selektif ini dianalisis sebagai upaya strategis untuk memecah persatuan sekutu Barat dan mengisolasi Presiden Trump. Hal ini terjadi di tengah ketegangan setelah Presiden Trump mengecam sekutu NATO karena enggan bergabung dalam operasi militer untuk membuka paksa selat tersebut.
- Sikap Macron: Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka menentang pendekatan militer AS, menyebut operasi untuk membuka selat secara paksa adalah hal yang “tidak realistis” dan hanya bisa dilakukan melalui dialog dengan Iran.
- Negara Lain: Selain Prancis dan Spanyol, beberapa negara lain seperti Tiongkok, Rusia, India, Malaysia, Thailand, juga telah mendapatkan akses koordinasi atau pembebasan kapal yang sempat tertahan.
Situasi di Selat Hormuz tetap sangat terbatas, dengan jumlah lalu lintas harian turun drastis dari sekitar 100 kapal menjadi hanya segelintir kapal per hari yang diperbolehkan lewat melalui skema “blokade selektif” Iran.







Gw bilang jg ape? Prabowo cuma ambil langkah simpel: keluar dr BoP dg alasan TNI dibunuhi israhell, lepas kapal tangker milik Iran yg disita dan sempat dilelang. Iran pasti akan melepas kapal Pertamina. Tapi presiden kita nampak terlalu goblok utk mengambil langkah2 itu, yg ada di otaknya cuma mbg, mbg dan mbg …
gak penting kita beli minyak bukan dari hormuz tp dari afrika dan benua amerika
GerombolannTermul y4hudi pesek bani Bipang semacam Kere kesot AF Aris Fu*k, ngebacot duluan, mikir kemudian