Sejarah akan mencatat… Rakyat Iran menunjukkan bagaimana caranya menghadapi kegilaan Trump

Buku-buku sejarah bakal mencatat hal ini. Bagaimana di tengah ancaman brutal Donald Trump warga Iran berbondong-bondong memepaki jembatan-jembatan dan fasilitas sipil mereka, pasang badan di hadapan jet tempur dan rudal paling mematikan di dunia.

Rakyat Iran menunjukkan bagaimana caranya menghadapi kegilaan manusia lainnya. Bukan tunduk dan menjilat, tapi dengan pengorbanan dan keberanian. Nyawa mereka siap korbankan.

Orang-orang Iran membentuk rantai manusia di jembatan-jembatan — berdiri bersama melawan ancaman kehancuran. Ini terjadi di Jembatan Putih di Ahvaz, Iran.

Dan di fasilitas-fasilitas umum yang akan dihancurkan/dibom Si Sinting Trump, rakyat Iran berkumpul untuk menjadi tameng hidup. Dan jika memang dibom, mereka siap mati bersama.

Perang kriminal Trump dan Israel telah menyatukan seluruh masyarakat Iran — setiap agama, setiap kelas — dalam pembelaan terhadap tanah air mereka.

Sungguh, setidaknya dalam momen singkat yang mencegah pemusnahan peradaban itu, mereka sejatinya anak-anak Ali dan Hussein…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. Dan bukan dg menjadi jongos pembawa map … malu kita sebenernya, negara dg penduduk Muslim terbesar di dunia, tp utk bilang israel adalah pembunuh pasukan TNI sj gak mampu … nangis tuh almarhum Bung Tomo di kuburnya melihat mental kardus pimpinan tertinggi TNI kita …

  2. rakyat Iran sdh pintar tdk mau memberontak ke pemerintah nya dan bersatu melawan invasi AS, rakyat Iran belajar dari Irak & libiya ketika AS invasi rakyat nya ditipu untuk melawan pemerintah nya sendiri, akhirnya negara nya kacau balau, perang saudara & ekonomi hancur, sekarang rakyat Irak & libiya menyesal tertipu AS. ( SAMA SEPERTI INDONESIA SY JUGA RAKYAT INDONESIA AKAN ANGKAT SENJATA JIKA ADA YG INVASI, WALAUPUN SY KURANG SUKA DENGAN PEJABAT NYA TAPI SAYA CINTA TANAH AIR INDONESIA )