📌 Sebuah artikel oleh penulis Israel Ruvik Rosenthal di Haaretz:
◾️Yahya Sinwar telah menang dan mengalahkan masyarakat Israel—bukan hanya untuk satu atau tiga tahun ke depan, melainkan untuk beberapa generasi; karenanya, masyarakat Israel telah berubah menjadi sosok yang mengerikan.
◾️Kita tiba-tiba beralih dari masyarakat yang menyimpan benih permusuhan mendalam terhadap pihak luar menjadi masyarakat yang dicirikan oleh kebencian—kebencian yang meluap-luap bak gelombang.
◾️Sinwar berhasil menghantam infrastruktur keamanan nasional kita tepat di titik terlemah yang paling rentan—sebuah titik di mana meriam dan pesawat tempur menjadi tidak relevan; ia mencabik-cabik negara ini melalui ratusan sandera—baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal—yang ia tahan di dalam terowongan.
◾️Sinwar menyeret kita ke dalam tindakan-tindakan yang membuat kita tampak seperti anjing kudisan di mata dunia, serta mengubah jutaan anak-anak Barat yang selama ini hidup serba berkecukupan menjadi sosok yang bersimpati pada Palestina, memegang teguh identitas tersebut, dan mengenakan keffiyeh.
◾️Dalam upaya kita untuk mengalahkan Sinwar, kita telah menanggung utang bernilai triliunan shekel—sebuah beban berat yang akan dipikul oleh generasi mendatang.
◾️Sinwar berupaya meruntuhkan Kesepakatan Abraham (Abraham Accords) sebagai salah satu tujuan perangnya, dan tampaknya ia memang telah berhasil melakukannya.








syahid Yahya Sinwar.. 🔥🔥🔥
..Islam bersatulah..!!
Allahu Akbar !!
✊✊🇵🇸🇵🇸🇵🇸
tahyaa filistin