Pengajian Gus Iqdam ‘Sabilu Taubah’ Malah Dengan Konser Goyang Dangdut, Jadinya ‘Sabilu Maksyiat’

LAGI HEBOH Perayaan Harlah VII Sabilu Taubah Gus Iqdam yang seharusnya jadi ajang syiar agama, justru menampilkan tontonan yang dinilai jauh dari nilai Islam.

Alih-alih diisi dengan tausyiah dan kajian yang menambah keimanan kepada Allah, justru diisi dengan konser dengan biduan yang tampil bergoyang di atas panggung.

Bukan hanya biduan goyang penuh gairah, tapi lagu yang dibawakannya juga lagu yang mengajak untuk berbuat maksyiat. Na’udzubillah min dzalik.

Salah satu liriknya:
“Tinimbang digawe susah
Mending ndelok videone Luna Maya”

Secara makna, Sabilu Taubah berarti jalan menuju taubat, namun bukannya membawa jamaah menuju taubat, justru Perayaan Hari Lahir Majelis Sabilu Taubah di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Kamis (3/9/2026) malam ini dikemas sebagai festival musik dengan menyewa biduan yang bernyanyi sambil bergoyang di atas mimbar, itu terang-terangan maksyiat.

“Nama majelisnya “Sabilu Taubah” (jalan menuju tobat), tapi pimpinannya malah ngajak menuju kemaksiatan.

Ganti aja namanya jadi “Sabilu Ma’shiyyah”, Dam, Iqdam!”

“Musik + tarian pemancing birahi + suara perempuan mendayu + penistaan hijab, aslinya menistakan agama tapi pada diem2 bae, malah menikmati. giliran ada yang bilang tahlilan itu bid’ah, malah rame2 gruduk bilang Islam nya palsu, ngajinya kurang jauh. Anjir emang newcastle ini”

Sumber: https://x.com/MiskinTV_/status/2108692355117408365

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 komentar

  1. kaya kemaren di pd pinang kasus maulidan pakai petasan besar sampai dinihari mengganggu warga dan bikin kejang anak kebutuhan khusus, mirissss, ada yg protes malah dikepung

  2. yang kayak gini justru pengikutnya banyak dan hard core, karena disetiap tikungan maksiat yang mereka lakukan, si gus dapat menyediakan pintu tobat dan pembenaran