Komando Militer Iran: Jika UEA Bantu Agresi Kami Akan Serang Habis

Komando militer tertinggi Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Uni Emirat Arab agar tidak kembali mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai basis serangan terhadap Iran, khususnya terkait pulau Abu Musa dan Greater Tunb di Teluk Persia.

Peringatan ini disampaikan oleh Markas Pusat Khatam al-Anbiya, yang merupakan pusat komando operasional utama Iran dalam mengoordinasikan Angkatan Darat dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Juru bicara mereka, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa Iran tidak akan ragu menyerang sumber ancaman.

Ia menekankan bahwa setiap bentuk agresi terhadap wilayah dan kedaulatan Iran akan dibalas langsung ke titik asalnya. Bahkan, Iran secara spesifik mengancam akan melancarkan serangan besar ke wilayah Ras Al Khaimah jika serangan terhadap pulau-pulau tersebut kembali dilakukan dari территории UEA.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Iran saat ini tengah menjalankan operasi balasan terhadap serangan yang disebutnya sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel. Dalam perkembangan terbaru, Iran juga telah menargetkan berbagai fasilitas militer Amerika di kawasan Teluk, termasuk di beberapa negara sekutu Washington.

Teheran menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari hak pembelaan diri sesuai hukum internasional. Iran juga memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak terlibat secara tidak langsung dengan menyediakan wilayahnya sebagai titik peluncuran serangan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut mempertegas sikap negaranya. Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan menunjukkan toleransi jika infrastruktur vital mereka diserang.

Menurutnya, Iran tidak memulai serangan secara diam-diam, namun akan memberikan respons keras jika diserang terlebih dahulu. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa konflik berpotensi semakin meluas jika negara-negara lain ikut terlibat dalam eskalasi yang sedang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *