Maaf ya Pak JK… Kali ini bapak salah

Butul … butul …. butul! Butul sekali! Bapak Jokowi ini butul sekali!

Mana ada maling membuktikan bahwa dia maling? Pihak yang menuduh maling itulah yang harus membuktikan! Masak malingnya disuruh ngaku, “Nuwun sewu nggih … bener saya malingnya!” Lha ya ndak gitulah!

Jadi, maaf ya Pak JK. Kali ini bapak salah. Bapak tidak sedang berhadapan dengan orang biasa. Bapak harus memperlakukan kasus ini seperti menghadapi pelaku kejahatan.

Seperti menghadapi maling, Bapaklah yang harus membuktikan orang yang Bapak maksud adalah maling!

Jadi, maaf ya, Pak. Kali ini Anda salah.

(Made Supriatma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. padahal dia sudah banyak di sebut2 di kasus2 maling2 lain yg saat ini sdh ketangkap.. tp pengadilan mengabaikan sosok yg disebut2 itu wkwkwkwk

  2. YANG MENUDUH YANG MEMBUKTIKAN ITU COCOK PADA KASUS MALING JUGA KORUPSI. MISALNYA KASUS KERETA CEPAT YANG SUDAH BANYAK BUKTI MENGARAH KE KORUPSI.
    KALAU DUGAAN KASUS IJAZAH PALSU PEJABAT PUBLIK (APALAGI SEORANG PRESIDEN) ADALAH KETERBUKAAN INFORMASI. BANYAK CONTOHNYA BANYAK DI DUNIA INI DUGAAN “IDENTITAS PALSU” PARA PEJABAT PUBLIK SEPERTI PRESIDEN AS OBAMA YANG DIA SENDIRI BERSEDIA MENUNJUKANNYA KE PUBLIK, JUGA DI INDO KASUS DUGAAN IJAZAH PALSU HAKIM MK YANG DIA SENDIRI BERSEDIA MENUNJUKAN IJAZAH SEBENARNYA. DLL.

  3. komen dulu yg diucapkan anis ketika dituduh korupsi, maka anis mengatakan korupsi. nya mana? mereka (polisi/kpk)yg hrus buktikan.
    ini bedanya…Anis dituduh korupsi nya dimana, dimembawa bukti2 semua!!!