Amerika baru saja ambil langkah yang tidak bisa diabaikan

Guys Amerika baru saja ambil langkah yang tidak bisa diabaikan.

82nd Airborne Division sedang disiapkan untuk dikerahkan ke Timur Tengah.
Dan ini bukan unit sembarangan.

82nd Airborne adalah pasukan tempur paling elit dan paling cepat yang Amerika punya. Dijuluki Global Response Force mereka bisa dikerahkan ke mana saja di dunia dalam hitungan jam. Ini pasukan yang pertama dikirim ke Afghanistan setelah 9/11. Pertama masuk Irak. Pertama dikerahkan setiap kali Amerika butuh respons militer cepat.

Kalau 82nd Airborne bergerak itu sinyal bahwa situasi sudah serius di level yang berbeda.

Dan ini di atas 8.000 marinir yang sudah dalam perjalanan.

Sekarang letakkan semua ini dalam konteks yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Trump posting di Truth Social bilang perang hampir menang dan sedang pertimbangkan wind down (bersantai). Tapi di saat yang bersamaan kirim marinir ribuan orang. Dan sekarang siapkan 82nd Airborne.

Itu bukan tanda seseorang yang sedang wind down. Itu tanda seseorang yang sedang eskalasi.

Dan ini yang perlu dipahami soal pola historisnya.

Vietnam dimulai kecil lalu escalate (meningkat dan membesar). Afghanistan dimulai kecil lalu escalate. Irak dimulai kecil lalu escalate. Semua berakhir dengan cara yang tidak sesuai rencana awal.

Sekarang Houthi sudah masuk perang. Arab Saudi mulai ancam opsi militer menyerang Iran. Qatar rugi 20 miliar dolar dan sudah tidak bisa netral. Hormuz masih belum terbuka. Iran menolak semua ajakan gencatan senjata Amerika.

Dan Amerika respons dengan kirim lebih banyak pasukan.

Kata Ray Dalio (miliarder dan investor besar asal AS) dari awal Amerika tidak punya kapasitas untuk perang yang panjang dan menyakitkan. Rakyat Amerika tidak punya toleransi untuk itu. Dan Iran tahu persis strategi itu drag it out (membuat sesuatu berlangsung lebih lama dari yang seharusnya) sampai Amerika lelah sendiri.

Setiap tambahan pasukan yang dikirim itu bukan tanda Amerika menang. Itu tanda Iran berhasil memaksa Amerika masuk lebih dalam dari yang direncanakan.

Dan biaya perang yang ditanggung AS 2 miliar dolar per hari terus berjalan.

(@LambeSahamjja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar