Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar dari berbagai bidang ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini serta arah kebijakan strategis nasional.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Angga Raka Prabowo menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa malam, 17 Maret hingga Rabu dini hari, 18 Maret 2026.
“Presiden melangsungkan diskusi dan wawancara bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar mengenai isu-isu terkini guna merespons dinamika geopolitik global dan perkembangan kebijakan strategis dalam negeri. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mendalam mengenai arah pemerintah dalam menghadapi tantangan dan menjawab berbagai pertanyaan penting yang menjadi perbincangan publik,” kata Angga menjelaskan isi pertemuan di Hambalang tersebut.
“Diskusi yang berlangsung pada pukul 19.00-01.30 WIB pada tanggal 17 Maret 2026 ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun optimisme nasional, untuk mewujudkan pelaksanaan transformasi bangsa,” sambung Angga.
Diantara jurnalis yang diundang adalah Najwa Shihab.
Videonya sudah tayang di Narasi TV.
Cuplikan videonya beredar luas di media sosial.
Salah satunya saat terjadi ‘dialog panas’ Prabowo dengan Najwa Shihab.
Prabowo beranggapan demo-demo dan kritik terhadap pemerintah adalah untuk menggulingkannya (change rezim/ganti rezim). Diantaranya demo dan kerusuhan pada Agustus tahun lalu yang awalnya menyasar gedung DPR/MPR.
Prabowo mengklaim media diam saja (seakan mendukung aksi demo) padahal mereka melakukan perusakan dan kerusuhan dengan bom molotov dll.
“(Media) Ada yang ribut gak soal bom molotov?” tanya Prabowo dengan nada keras kepada Najwa.
“Banyak pak,” jawab Najwa.
“Ahh gak, you gak objektiv, gak ada,” sergah Prabowo.
“Ada yang ribut gak gedung DPR mau dibakar?” ujar Prabowo lagi kepada Najwa.
“Banyak pak,” jawab Najwa.
“Ah gak ada,” ngotot Prabowo.
[VIDEO]







bersihin Genk solo aja s.d hi gak bisa …
Ngomong kriminal ni boneka beruang, elu dulu nyulik itu pelanggaran HAM lebih dari kriminal.
bersihin dulu genk solo, baru lu bisa kerja wo, jgn cuma omon2, aslinya kasian gw ama lu