Tiga Golongan Yang Nyaman di Hari Kiamat dan Tidak Kena Hisab
Oleh: Ustadz Muh. Nursalim
Dalam kitab Al Itqan fi Ulumil Quran. Imam Suyuthi mengutip sebuah hadis. Bahwa ada tiga golongan manusia yang tetap nyaman menghadapi huru hara hari kiamat. Lengkap hadisnya sebagai berikut:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ
ثَلَاثَةٌ لَا يَهُولُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ، وَلَا يَنَالُهُمُ الْحِسَابُ، هُمْ عَلَى كَثِيبٍ مِنْ مِسْكٍ حَتَّى يُفْرَغَ مِنْ حِسَابِ الْخَلَائِقِ:
رَجُلٌ قَرَأَ الْقُرْآنَ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ، وَأَمَّ بِهِ قَوْمًا وَهُمْ يَرْضَوْنَ بِهِ، وَدَاعٍ يَدْعُو إِلَى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ، وَعَبْدٌ أَحْسَنَ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ رَبِّهِ، وَفِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ مَوَالِيهِ
Dari ‘Abdullah berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Ada tiga golongan yang tidak akan dikejutkan oleh kedahsyatan besar hari Kiamat, dan tidak tersentuh oleh proses hisab. Mereka berada di atas sebuah bukit dari kesturi hingga selesai perhitungan seluruh makhluk, yaitu: Seseorang yang membaca Al-Qur’an semata-mata mengharap ridha Allah, lalu ia menjadi imam bagi suatu kaum dan mereka ridha kepadanya; Seorang muazin yang mengajak kepada lima waktu shalat dengan niat mengharap ridha Allah; Seorang hamba yang berbuat baik dalam hubungannya dengan Rabb-nya dan dalam hubungannya dengan para tuannya. (HR. Tabrani)
Golongan pertama yaitu Imam shalat yang mengharap ridho Allah (tidak riya/ingin dipuji bacaan Al-Qurannya) dan makmumnya ridho.
Golongan kedua, muazin shalat 5 waktu yang hanya mengharap ridha Allah (bukan riya).
Golongan ketiga, seorang hamba yang berbuat baik dalam hubungannya dengan Rabb-nya dan dalam hubungannya dengan para tuannya. Pekerja yang menjaga relasinya dengan Allah sangat baik karena ia menjaga kewajibannya. Demikian pula hubungannya dengan tuannya. Sehingga juragan yang mempekerjakan dirinya tidak kecewa. Bahkan sangat suka dengan hasil pekerjaannya.
Hari ini di antara kita mungkin ada yang menjadi buruh. Atau kita sedang bekerja dengan orang lain. Jagalah relasi perburuhan itu secara harmoni. Dengan melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Sehingga orang lain tidak kecewa dengan amanah yang diberikan kepada kita. Niatkan dalam rangka mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat dan masuk surga tanpa hisab.







Komentar