Dari fb Ulil: Sejak semalam saya membaca banyak laporan dari kanal-kanal “non-mainstream”, Iran meningkatkan serangannya malam tadi (waktu Indonesia). Menurut sebuah laporan, hampir di seluruh wilayah Israel, sirene “nguik-nguik”. Ini mungkin respon Iran atas perkataan Presiden Trump beberapa hari lalu: saya akan memaksa Iran kembali ke ZAMAN BATU. Juga respon atas pemboman jembatan vital di Karaj pada 1 April kemaren — fasilitas sipil yg menurut konvensi internasional mestinya tidak boleh dijadikan sasaran dalam perang. Israel/Amerika, seperti biasa, sudah tidak peduli pada hukum internasional.
Sepuluh menit yang lalu, saya membaca postingan jurnalis Israel yang sangat kritis pada pemerintahan Netanyahu saat ini, Alon Mizrahi, di akun Substacknya. Saya tangkap unggahan Mizrahi itu seperti di bawah ini. Mengkonfirmasi beberapa laporan yang saya baca semalam.

Mizrahi menulis bahwa saat ini bunyi sirene menguik serentak di seluruh wilayah Israel. Tampaknya Iran dan Hezbollah melakukan serangan terkoordinasi secara besar-besaran. Sasarannya nyaris “total”: pelabuhan, pangkalan udara, pusat-pusat industri militer Israel.
Mizrahi menulis: “Saya merasa, jika serangan berlangsung seperti ini, Israel akan dipaksa berlutut dan menyerah, atau, jika menolak menyerah, ia akan runtuh total dalam beberapa minggu. IDF pasti tahu tentang hal ini.”
Mizrahi, sebagai jurnalis Israel, mungkin punya sumber-sumber dari “dalam” Israel yang memberikan update langsung tentang keadaan di sana.
Berikut liputan Al Jazeera:







Lanjutkan IRAN, HANCURKAN ISRAEL & DONAL BEBEK
Kalau bisa kubu MEREKA di bawah nisan batu
aku rutin berdoa kepada Allah agar lenyapkan negara zionis