STEMPEL PENJAJAH

Tere Liye: Sebagai penulis, membaca begitu banyak sejarah, pun menulis novel-novel sejarah, saya sih sudah biasa menemukan orang-orang sedungu pemerintahan Indonesia hari ini. Malah bekerjasama dengan penjajah, pelaku genosidanya.

Mereka sibuuuk bergabung ke Dewan Perdamaian, eh itu israel terus ngebom Gaza. Dungu sih. Mereka itu hanya jadi stempel AMERIKA dan ISRAEL.

Siapa sih yang paling TIDAK mau solusi dua negara? Israel dan Amerika. Mereka bersilat lidah, memutar balik fakta. Dalam serangan udara ini, wah wah, jelas sekali mereka akan nuduh orang lain terorisnya, bla bla. Dan bersilat lidah ini didukung bahkan oleh facebook, instagram, yang akan mentake down postingan nyebut-nyebut pejuang kemerdekaan.

Tapi saya tidak akan berkecil hati menyaksikan kedunguan ini. Saya memilih meyakini 1000%, negara Palestina akan berdiri tegak. Gampang saja bagi Tuhan mewujudkannya. Kenapa belum terwujud? Untuk menguji kita semua. Siapa yang munafik, siapa yang peduli, siapa yang bodo amat, bahkan siapa yang malah belain pembunuh bayi dan anak.

(Tere Liye)

*Berita ini dilaporkan oleh BBC World, serangan terjadi kurang dari 24 jam lalu. Korban sejauh ini terus bertambah, 27, 32, angka persisnya setelah puing-puing diangkat.

Komentar