Sekitar 300 atlet ikut serta dalam acara lari resmi pertama di Gaza dalam lebih dari dua tahun sejak perang dimulai. Kelompok tersebut berlari sejauh empat kilometer menyusuri jalan-jalan Gaza, disambut sorak sorai para penonton.
Menyaksikan 300 orang berlarian di Jalan Salah al-Din setelah semua yang telah dialami daerah itu sungguh mengharukan. Ini adalah pengingat bahwa betapapun besarnya kehancuran, semangat manusia dan kebutuhan akan kehidupan ‘normal’ tidak pernah benar-benar hilang.
Dilansir The Washington Post, pada Jum’at 27 Maret 2026, sekitar 300 atlet berpartisipasi dalam ajang lari resmi pertama di Jalur Gaza sejak perang meletus lebih dari dua tahun yang lalu.
Berikut adalah detail utama dari acara tersebut:
- Jarak Tempuh: Para peserta berlari sejauh 4 kilometer (sekitar 2,5 mil) melalui jalanan di Gaza.
- Rute: Lari ini melintasi Jalan Salah al-Din, yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat serangan udara.
- Penyelenggara: Acara ini diorganisir oleh kelompok asal Uni Emirat Arab, Al Fares Al Shahm.
- Tujuan: Acara ini digambarkan sebagai momen “bantuan” dan simbol ketahanan bagi penduduk di tengah kehancuran infrastruktur olahraga di wilayah tersebut.
- Konteks: Ajang ini merupakan kegiatan olahraga resmi pertama setelah jeda panjang akibat konflik, di mana dilaporkan lebih dari 800 atlet telah tewas dan 90% infrastruktur olahraga di Gaza hancur selama dua tahun terakhir.
[VIDEO]






