Pintar memang Bivitri Susanti ini

Pintar memang Bivitri Susanti ini, kok bisa sepintar ini? Ia mengatakan:

“Siapa yang diuntungkan, dan siapa yang mengusulkan sesuatu sehingga keuntungan itu dapat terjadi? Saya kira situasinya masih terlalu gelap. Namun, kita menemukan adanya persoalan yang ternyata dapat berujung pada keadaan yang kita hadapi hari ini.

Sebagai penutup, izinkan saya mengingatkan bahwa persoalan yang kita hadapi hari ini seakan-akan jalannya sudah tertutup. Hal itu terutama disebabkan oleh persoalan-persoalan prosedural. Dan saya sangat memahami bahwa, mungkin demi alasan stabilitas, aspek prosedural tersebut kemudian sangat dikedepankan.

Namun, saya ingin kembali mengingatkan mengenai implied power of the Constitutional Court, atau kewenangan yang secara implisit melekat pada Mahkamah Konstitusi. Konsep ini, menurut saya, dapat menuntun kita untuk menemukan jalan keluar atas polemik hukum tata negara yang sedang kita hadapi.

Bagi saya, persoalan ini bukan mengenai tujuan politik pada akhirnya—siapa yang nantinya akan menggantikan Gibran Rakabuming Raka, atau siapa pun. Terus terang, hal itu sama sekali tidak menjadi pertimbangan saya ketika saya bersedia memberikan keterangan sebagai ahli.

Yang menjadi perhatian saya adalah bahwa kita sedang menghadapi sebuah praktik ketatanegaraan yang ternyata perlu dikoreksi, tetapi sampai hari ini belum tersedia forum atau mekanisme yang memadai untuk melakukan koreksi tersebut.

Itulah persoalan utama yang kita hadapi malam ini.

Terima kasih, Yang Mulia.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. BS pesimis bahwa MK bisa menyelesaikan, minimal dengan kejadian ini masyarakat dapat informasi dan pembelajaran :
    1. jokowi perusak konstitusi
    2. prabowo tidak mampu menyelesaikan jalan keluar yang berpihak kepada kebenaran, atau pengecut 🤩🤩

    1. jangan mengatakan mbah GendruWO Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon begitu bro @Mangkomang. Ntar si Anonim BabRun alias Aris Wijayantolol alias ABAH DUKUN alias ISLAM ABANGAN alias KERE KESOT alias Roy Panci MUNAFIK islamophobia ODGJ akut MABUK ONANI, MABUK KEJAWEN, MABUK CABUL anggota gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI bisa ngamuk² lho. Dia itu jenis makhluk yg gak bisa disinggung sedikit pun ttg junjungan sekaligus BERHALA SESEMBAHANnya. Dia langsung tanrum, guling² gak karuan‼️
      Ngoahahaha…😝😂😜🤣

      Ntar komennya dia muncul tapi juga gak nyambung. Misalnya nih: “itu lho ustad cabul di pesantren kenapa gak dipersoalkan⁉️” 🤣

      1. lebih pasnya komen si Anonim Bangsat Aris Kere itu seperti ini bro:
        BERITA TENTANG PENCABULAN DI PESANTREN TIAP HARI MANA?
        Dan aku setuju banget dg lu bro memberi gelar Anonim alias Aris Kere itu dg sederet aliasnya, wkwkwkwk…