MISKIN tapi banyak gaya itulah INDONESIA

MISKIN tapi banyak gaya = INDONESIA

Tahukah kalian, ada 190.000 mobil dinas ASN di Indonesia.

Ada 109 menteri+wakil menteri dan setara, yg anggaran mobilnya 1 miliaran. Ada 600 pejabat eselon 1, pun mobilnya 1 miliaran.

Ada 300 lebih gubernur+wakil gubernur, pimpinan DPRD, yang anggaran mobilnya terserah2 mereka saja. 8 miliar pun bebas.

Ada ribuan bupati+wakil dan perangkatnya.

Ada puluhan ribu pejabat2 lebih rendah yg dapat mobil dinas. Dus, ketemu angka 190.000 ini.

Maka, dengan asumsi mobil ini ganti tiap 5 tahun, hanya utk beli mobil kita menghabiskan 100 triliun. Tambahkan biaya operasional, perawatan. Jika itu mobil butuh BBM Rp 100.000/hari, maka negara menghabiskan 19 miliar per hari hanya utk BBM.

Indonesia itu miskin. Halu banget jika ada yg merasa kita itu negara kaya. 200 juta penduduknya masuk kategori miskin menurut Bank Dunia (jangan pakai versi BPS deh). Utang negara meroket nyaris 10.000 triliun. Defisit menggila.

Dan saat harga BBM naik imbas perang Iran, hanya Indonesia, negara miskin yg selow saja. Negara lain itu sudah darurat BBM. Eh, pejabat Indonesia cuma sibuk berhemat dgn “matikan lampu dan AC”, “sekolah online tapi MBG jalan terus”.

Padahal, duh wahai Indonesia negara miskin, kamu mau tahu jurus pamungkas penghematan BBM?

  1. Jual semua mobil dinas 180.000 ini, sisakan saja yg benar2 butuh seperti di RSUD, puskesmas, dkk, sisakan 10.000.
  2. Hapus total fasilitas mobil dinas selama2nya. Silahkan ASN naik transportasi umum. Lagian, pejabat2 itu punya mobil.
  3. Nah, saat kamu hapus total, kita bisa menghilangkan ajudan, driver dan semua printilan yg melekat ke mobil dinas ini. 1 mobil dinas, diurus dan dikawal 10 orang. Boros gilak.

Sdh dikasih saran pamungkas loh. Tere Liye itu bukan cuma nyinyir, sarannya juga keren2 loh. Negara2 maju itu sdh luama sekali TIDAK ngasih mobil dinas ke pejabat2nya.

Coba kamu bayangkan 190.000 mobil dinas ini. Banyaaaaak!

Tapi begitulah, dasar ambyar! Bukannya dikurangi, eeeh itu KMP beli 100.000 mobil baru deh. Sementara Alfamart, Indomaret, bank2 swasta, perusahaan2 besar yg terbukti jalan bisnisnya, mereka nggak butuh mobil dinas. Hei antek-antek aseeng, beli pula dari LN!

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

    1. ya emg faktanya negara kita ini masih miskin. kalau ngga miskin napa banyak warga nyari kerja sampai ke malaysia & timteng, negara yg selama ini kamu anggap seteru & negara² yg selalu kamu olok sbg negara gurun?