Mahasiswa tidak pernah sholat, minta diyakinkan alasan logis kenapa harus sholat

โœ๐ŸปHendy Mustiko Aji

Sebagai dosen, sudah beberapa kali mahasiswa/i dateng ke saya untuk curhat.

Ada yang ke ruangan saya curhat sambil nangis. Ada juga yang curhat di dalam kelas setelah kelas selesai dan sepi.

Diantara banyak curhatan, ada satu yang menurut saya penting. Yaitu, mahasiswa yang bilang kalo ia gak pernah sholat (padahal Muslim). Katanya ia ingin diyakinkan secara logis kenapa harus solat.

Buat saya ini penting, karena menyangkut nasibnya di akhirat nanti.

Saat itu, saya coba tanyakan pertanyaan simpel aja.

“Yang punya surga siapa?”

Ia jawab, “Allah”

“Kalo mau masuk surga kepunyaan Allah, kita harus punya izin dulu. Kalo gak diizinin ya gak boleh masuk.”

“Supaya dapat izin masuk surga, caranya ya ngerjain apa yg diperintahin dan jauhin apa yg dilarang. Dan yg terutama itu ya mengerjakan sholat. Sholat itu kunci utamanya.”

“ุงู„ุตู„ุงุฉ ู…ูุชุงุญ ุงู„ุฌู†ุฉ”
(“Solat itu kunci surga”)

Minggu depannya dia bilang katanya kalo liat kunci motor selalu keinget ucapan saya, hehe.. Alhamdulillah ia sudah mau solat lagi karena takut gak masuk surga.

Semoga tetap istiqomah. Untuk dia, saya, dan kita semua.

Realita dakwah di lapangan seperti ini. Pendakwah harus punya akal dan logika yang baik untuk mengcounter akal dan logika yang buruk.

***

Maโ€™daan bin Abi Thalhah Al-Yaโ€™mariy rahimahullah berkata:

ู„ูŽู‚ููŠุชู ุซูŽูˆู’ุจูŽุงู†ูŽ ู…ูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ููŽู‚ูู„ู’ุชู: ุฃูŽุฎู’ุจูุฑู’ู†ููŠ ุจูุนูŽู…ูŽู„ู ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูู‡ู ูŠูุฏู’ุฎูู„ูู†ููŠ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู‡ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽุŸ ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูู„ู’ุชู: ุจูุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ููŽุณูŽูƒูŽุชูŽ. ุซูู…ู‘ูŽ ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชูู‡ู ููŽุณูŽูƒูŽุชูŽ. ุซูู…ู‘ูŽ ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชูู‡ู ุงู„ุซู‘ูŽุงู„ูุซูŽุฉูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชู ุนูŽู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุจููƒูŽุซู’ุฑูŽุฉู ุงู„ุณู‘ูุฌููˆุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽุง ุชูŽุณู’ุฌูุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุณูŽุฌู’ุฏูŽุฉู‹ุŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฑูŽููŽุนูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉู‹ุŒ ูˆูŽุญูŽุทู‘ูŽ ุนูŽู†ู’ูƒูŽ ุจูู‡ูŽุง ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉู‹ยป ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุนู’ุฏูŽุงู†ู: ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽู‚ููŠุชู ุฃูŽุจูŽุง ุงู„ุฏู‘ูŽุฑู’ุฏูŽุงุกู ููŽุณูŽุฃูŽู„ู’ุชูู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ููŠ ู…ูุซู’ู„ูŽ ู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ููŠ ุซูŽูˆู’ุจูŽุงู†ู

Aku menemui Tsauban radhiyallahu โ€˜anhu bekas budak Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam, maka aku bertanya: Beritahulah aku tentang amalan yang jika aku amalkan maka Allah akan memasukkanku ke surga. Atau: Amalan yang paling dicintai oleh Allah!

Maka ia terdiam, kemudian aku menanyainya lagi namun ia tetap diam, kemudian aku menanyainya yang ketiga kali maka ia berkata: Aku telah menanyakan hal itu pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam, maka beliau bersabda: โ€œHendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah, karena sesungguhnya engkau tidak sujud kepada Allah satu sujud kecuali Allah mengangkatmu dengannya satu derajat dan menghapus darimu dengannya satu dosaโ€

Maโ€™daan berkata: Kemudian aku menemui Abu Ad-Dardaaโ€™ radhiyallahu โ€˜anhu, dan aku menanyainya tentang itu, maka ia menjawabku seperti apa yang dikatakan Tsauban kepadaku. [Sahih Muslim]

Jabir bin Abdullah radhiyaallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ู…ููู’ุชูŽุงุญู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ูˆูŽู…ููู’ุชูŽุงุญู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ูˆูุถููˆุกู

“Kunci surga adalah shalat, sedang kunci shalat adalah wudhu.” [Sunan Tirmidziy: Shahih ligairih]

Komentar