Jurus Dewa Mabuk Jokowi, Pasangkan KDM dengan Gibran

Safari politik mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang kini telah masuk ke wilayah Jawa Barat menjadi perbincangan terkait manuver Jokowi untuk persiapan pemilu dan pilpres 2029.

Analis Politik & Militer Universitas Nasional Dr. Selamat Ginting membaca adanya potensi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 mendatang.

Saat ini, isu tersebut sudah menyebar luas, dan bahkan sempat disampaikan secara terbuka oleh Farhat Abbas kepada Jokowi dalam forum pertemuan para pendukung Jokowi yang sempat heboh dengan pernyataan Budi Arie terkait pemilu dipercepat (Prabowo lengser) sebelum 2029.

Menurut Ginting, Jokowi seperti sengaja membiarkan isu KDM-GIBRAN terus bergulir sambil menunggu respons dari Partai Gerindra yang kini menjadi partainya Dedi Mulyadi saat diusung di Pilgub Jabar. Sebelum ke Gerindra, KDM adalah kader dan pimpinan Golkar Jabar.

Ginting pun menyebut jika KDM tergiur oleh manuver Jokowi, bukan tidak mungkin ‘borok’ KDM saat menjadi Bupati Purwakarta.

“Kalau KDM salah mengambil keputusan dia bisa menjadi senjata makan tuan, seperti yang terjadi pada Ridwan Kamil. Prabowo Gerindra bersekutu dengan Golkar melihat bahwa KDM mengkhianati Gerindra, ini bisa dibongkar apa yang telah dilakukan KDM selama menjadi Bupati Purwakarta. Golkar pasti punya kartunya, Gerindra pasti punya kartunya,” ujar Selamat Ginting di podcast MADILOG FORUM KEADILAN TV 27 September 2026.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO: https://www.youtube.com/watch?v=rD1F5zeYsjk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 komentar

  1. baguslah untuk saling buka²an borok 🤣
    daripada saling akur, sama² senyum, makan bareng, ga taunya abis ngerampok uang rakyat 🏃‍♂️🏃‍♂️🏃‍♂️💃💃💃

  2. Tentu KDM keluar dari Gerindra Partainya KDM sekarang, siapa kira² yang mau mengusungnya apakah KDM pindah ke Golkar lagi, Partai asalnya, dan apakah Golkar mau, dilihat sekarang pada masalah Ijazah Jibran di MK saja Partai² dibawah naungan KIM yang dulu di bentuk Jo Koe Wie waktu ber-kuasa tak ada ber-suara, kecuali Partai Gajah PSI.😄😄

  3. sdh terbaca dgn byk nya survey2 yg menempatkan KDM di posisi atas. apa sih yg ga bisa dibeli oleh jokowi. naikkan KDM setinggi2nya. ntar gibran tinggal ngikut doang. jokowi prcya..kebanyakan rakyat indonesia msh bisa di tolol2in.