🚨🇮🇷 Iran baru saja menyerang 9 negara dalam satu malam, termasuk 7 negara terkaya di dunia
Ini adalah balasan Teheran atas serangan Israel terhadap ladang gas South Pars Iran, ladang gas terbesar di dunia, yang terjadi pagi tadi.
Serangan balasan paling intens sepanjang perang, dan Iran kini menjadi satu-satunya negara di planet ini yang secara bersamaan menyerang tujuh negara terkaya berdasarkan PDB per kapita:
🇮🇱 Israel: Rudal balistik dan amunisi tandan di atas Israel tengah. Dua orang tewas di Ramat Gan. Empat perempuan Palestina tewas di Tepi Barat akibat rudal Iran.
🇶🇦 Qatar (PDB per kapita $110 ribu): 14 rudal balistik ditembakkan. Pusat LNG Ras Laffan mengalami “kerusakan luas” yang dikonfirmasi oleh QatarEnergy.
🇦🇪 UEA ($100 ribu): 13 rudal balistik dan 27 drone serang dicegat. Iran mengancam akan segera melakukan serangan terhadap fasilitas energi.
🇸🇦 Arab Saudi ($35 ribu): Perintah evakuasi dikeluarkan untuk Kilang Samref dan Kompleks Petrokimia Jubail. Gelombang rudal dicegat di atas Riyadh.
🇰🇼 Kuwait ($75 ribu): Rudal balistik dicegat. Fasilitas AS kembali menjadi sasaran.
🇧🇭 Bahrain ($65.000): Markas Armada ke-5 AS terus menerus diserang sepanjang perang.
🇴🇲 Oman ($32 ribu): Serangan drone di zona industri. Pekerja tewas. Negara netral terakhir di Teluk kini menjadi sasaran serangan.
🇯🇴 Yordania: Pangkalan AS diserang sebagai bagian dari kampanye multi-front yang semakin meluas.
🇮🇶 Irak: Kedutaan Besar AS di Baghdad dikepung drone setiap malam.
Gabungan PDB per kapita negara-negara Teluk yang diserang: lebih dari $417.000.
Ini adalah beberapa negara paling makmur dan maju di dunia, dan Iran menyerang semuanya secara bersamaan sementara ekonomi negaranya sendiri runtuh.
Inilah “Operasi Madman” dalam skala penuh: membakar kekayaan wilayah ini sampai dunia menuntut perang dihentikan.
Iran tidak bisa menang secara konvensional. Ekonominya sudah kolaps. Militernya sudah babak belur dari serangan Amerika dan Israel. Tapi mereka punya satu kartu yang masih bisa dimainkan kemampuan untuk membuat semua orang ikut merasakan sakitnya.
Kalau Oman yang selama ini netral sudah kena artinya tidak ada lagi zona aman di kawasan ini. Tidak ada negara yang bisa duduk diam dan berharap tidak terkena.
Dan dampaknya langsung terasa ke ekonomi global.
Qatar adalah eksportir LNG terbesar di dunia. Ras Laffan yang baru saja rusak itu adalah hub energi yang menopang supply gas ke Eropa, Asia Timur, dan banyak negara lainnya. Eropa yang sedang berjuang lepas dari ketergantungan energi Rusia baru saja kehilangan salah satu sumber alternatif utamanya.
Ditambah China yang sudah tutup ekspor pupuk. Hormuz yang masih belum terbuka. Dan sekarang fasilitas LNG Qatar rusak.
Tiga sumber energi dan pangan global terganggu dalam waktu bersamaan.
Untuk Indonesia kita impor LNG. Kita impor pupuk. Kita impor gandum. Dan rupiah kita sudah di Rp17.000.
Setiap fasilitas yang rusak di Teluk malam ini efeknya akan datang ke dompet kita. Bukan dalam bentuk berita. Tapi dalam bentuk harga.






