Wanita mulia ini ikut mendirikan Institut Muslim Liverpool.
Ia mendapat pencerahan dari suaminya yang mualaf, Abdullah Quilliam, yang mendirikan masjid dan pusat Islam pertama di Inggris. Selengkapnya tentang Fatima Elizabeth Cates.
Fatima Elizabeth Cates (lahir Frances Elizabeth Murray; 1865–1900) adalah salah satu tokoh pionir dalam sejarah Islam di Inggris. Ia dikenal sebagai wanita pertama yang secara publik memeluk Islam di Liverpool dan merupakan sosok kunci di balik pendirian komunitas Muslim pertama di Britania Raya.
Peran dan Kontribusi Utama
- Pendirian Masjid Pertama: Bersama suaminya William Henry (Abdullah) Quilliam, ia membantu mendirikan dan mengelola Abdullah Quilliam Society di Liverpool, yang mengoperasikan masjid pertama di Inggris.
- Aktivisme dan Advokasi: Cates menjabat sebagai bendahara pertama di Liverpool Muslim Institute. Ia aktif menulis puisi dan artikel yang mempromosikan hak-hak perempuan dalam Islam dibandingkan dengan hukum Inggris pada masa itu.
- Ketahanan Terhadap Persekusi: Meskipun menghadapi tekanan berat dari keluarga dan masyarakat (termasuk serangan fisik dan pelecehan di jalan), ia tetap teguh pada keyakinannya dan terus berdakwah hingga akhir hayatnya.
Riwayat Hidup Singkat
- Kelahiran: Lahir di Birkenhead, Inggris, dari keluarga Kristen yang taat.
- Konversi (1887): Ia tertarik pada Islam setelah mendengar ceramah Quilliam tentang pelarangan alkohol dalam Islam. Setelah mempelajari Al-Qur’an secara mendalam, ia memutuskan untuk bersyahadat.
- Wafat: Meninggal dunia pada usia 35 tahun karena penyakit influenza. Ia dimakamkan di Pemakaman Anfield, Liverpool.
Warisan
Sosoknya sempat terlupakan selama lebih dari satu abad sebelum akhirnya kembali ditemukan oleh para sejarawan dan komunitas Muslim Inggris modern. Pada tahun 2022, sebuah batu nisan peringatan baru dipasang di makamnya untuk menghormati dedikasinya dalam meletakkan fondasi Islam di Inggris. Saat ini, namanya juga diabadikan melalui Fatima Elizabeth Phrontistery, sebuah lembaga pendidikan Islam di London.
Sumber: BBC, Google AI






