Arab Saudi adalah aib bagi dunia.
Keluarga kerajaan yang kaya raya bersandiwara seolah-olah menjadi “penjaga Muslim” bagi Mekkah, padahal mereka menggunakan intelijen dan persenjataan Israel-Amerika untuk membunuh sesama Muslim di Yaman.
Sebagai seorang Kristen, saya heran mengapa begitu banyak Muslim yang mendukung keluarga Saudi yang korup ini.
Ethan Levins adalah seorang komentator media sosial dan jurnalis independen asal Amerika Serikat yang dikenal karena liputan serta opininya mengenai geopolitik Timur Tengah. Levins menyatakan bahwa dirinya dahulu berada di kubu sayap kanan yang sangat mendukung Israel sebelum akhirnya mengalami transformasi ideologis menjadi salah satu kritikus vokal terhadap kebijakan Israel dan lobi politiknya di AS (seperti AIPAC).
***
Lembaga-lembaga internasional telah menerbitkan berbagai laporan komprehensif mengenai korban perang di Yaman, di mana koalisi militer pimpinan Arab Saudi dinilai bertanggung jawab atas mayoritas kematian warga sipil akibat serangan langsung. Konflik berkepanjangan ini digambarkan oleh PBB sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Berikut adalah poin-poin utama dari laporan lembaga internasional terkait dampak serangan Koalisi Saudi di Yaman:
1. Data Korban Jiwa dari ACLED dan Yemen Data Project
Berdasarkan data dari Armed Conflict Location & Event Data Project (ACLED) yang berkolaborasi dengan Yemen Data Project:
- Tanggung Jawab Serangan Langsung: Koalisi pimpinan Saudi dan sekutunya bertanggung jawab atas sekitar 67% dari total korban sipil yang menjadi target fatal langsung. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok Houthi yang tercatat sebesar 16%.
- Dampak Serangan Udara: Kampanye serangan udara koalisi secara langsung menyebabkan korban sipil. Persentase kematian warga sipil yang disebabkan oleh serangan udara koalisi bahkan mencapai lebih dari 75%.
2. Laporan PBB (UN OCHA & Pakar HAM)
- Total Korban Perang: Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN OCHA) memperkirakan total kematian akibat perang Yaman mencapai ratusan ribu jiwa, dengan 233.000 kematian tercatat dalam lima tahun pertama konflik. Mayoritas di antaranya (sekitar 131.000 jiwa) meninggal akibat penyebab tidak langsung, seperti kelaparan, hancurnya infrastruktur, dan runtuhnya sistem kesehatan akibat blokade militer.
- Dugaan Kejahatan Perang: UN Group of Eminent Experts (GEE) pada periode risetnya mendokumentasikan pola pelanggaran hukum humaniter internasional oleh pihak koalisi. Serangan udara koalisi dilaporkan berulang kali menghantam target sipil yang dilindungi seperti pasar, sekolah, pernikahan, fasilitas medis (termasuk rumah sakit yang dikelola Médecins Sans Frontières/MSF), dan pemukiman warga. PBB mengategorikan tindakan tersebut mengarah pada kejahatan perang.
- Tingginya Korban Anak-Anak: Laporan PBB secara khusus menyoroti tingginya angka kematian anak-anak akibat serangan udara koalisi, dengan ribuan anak terverifikasi tewas atau cacat sejak intervensi militer dimulai pada Maret 2015.
3. Investigasi Human Rights Watch (HRW) dan Amnesty International
- Penggunaan Senjata Terlarang: Dalam Laporan Dunia Human Rights Watch, lembaga ini menuduh koalisi pimpinan Saudi melakukan puluhan serangan yang melanggar hukum perang. HRW juga mendokumentasikan penggunaan bom klaster (bom curah) buatan AS oleh koalisi di daerah padat penduduk, yang merupakan senjata terlarang secara internasional karena efeknya yang tidak pandang bulu.
- Dampak Senjata Peledak: Lembaga riset Action on Armed Violence (AOAV) mencatat bahwa senjata yang diluncurkan dari udara menyumbang 98% dari total korban sipil yang dikaitkan langsung dengan operasi militer koalisi Saudi.








perkataan kafir jangan ditelan mentah-mentah
maklum bang, akun Syiah ini, waspadalah
portal makin gak jelas, jangan2 syi’ah. komen orang kafir dijadikan rujukan.
kemaren masih sembunyi2, skrg sudah terang2an keluar Syiah nya
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, menegakkan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Maka, mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”. Quran..
ayat diatas menjadi senjata penguasa bani saud dan antek salafy untuk melakukan pembenaran seolah olah hanya kelompoknya yg beriman pada Allah….padahal nyatanya banyak sunni didunia ini yang lebih beriman dari mereka….pakistan..taliban.. turkey…mesir aljazair..malaysia..indonesia….iran.. yaman iraq..qatar..dan para ahlil bait yg jelas menjaga mekkah selama 1000 tahun….dan kita tidak melihat bani saud sebagai orang sholeh berpegang pada quran dan sunnah….kecuali raja faisal bin abdul aziz..semoga Allah merahmatinya…
bagimana mungkin penguasa yg menjadikan orang kafir sebagai pelindung dan hidup bermewah dan foya foya dianggap sebagai kaum beriman penjaga dua tanah suci…mereka tidak pernah berperang dengan harta dan jiwa mengaku2 sebagai orang paling beriman sehingga wajib dijadikan penguasa mekkah…..bukan…bukan mereka….mereka kaum tanduk setan yg disebut oleh lisan mulia Muhammad SAW…
faktanya, yang diperangi saudi itu pemberontak dan syi’ah. an berbatasan langsung dgn saudi, jadi ya wajar kalo saudi merasa terancam.
ngaku2 ngikut sahabat…numpang nanya bos…
ali ra dan muawwiyah berperang ente dipihak mn? silakan….
ngakunya ngikut sahabat…..ali ra berperang dengan aisya ra bersama zubir bin awwam ra dan thalhah bin ubaidillah ra….ente di pihak mn?..
numpang nanya…silakan…
jahanam syiah, yahudi ashkenazi, mengkafirkan Sahabat dan Istri Nabi, menuding Al Quran di tahrif. semoga, mereka menyusul ali khamenei ke neraka jahanam.
Fakta terang benderang, bukan ghuluw thd penguasanya dan bukan buzzer bayaran, tdk mkn diingkari seorang Suni sejati, kecuali jahanam Syi’ah, Yahudi Ashkenazi, Sufiyah dan Suni keblinger. Arab Saudi :
📌Negeri salafy yang paling utama sejak seribu tahun. Tidak ada negeri setelah tiga generasi utama yg menyebarkan tauhid dan akidah salafiyah yang lebih utama daripada Arab Saudi.
📌Negerinya dua tanah haram (Al Haramain), penyokong tauhid dan pijakan dakwah salafiyah.
📌Satu²nya negeri, yg sangat memuliakan Sahabat dan Istri Nabi, siapapun, yg berani melanggarnya, baik tulisan maupun ucapan, akan mendapat hukuman yg sangat keras, tidak spt negeri majusi syiah Iran.
📌Negeri, yg memberi hukuman yg sama, bagi siapapun, yg berani menyatakan baik dg tulisan dan ucapan, yg merendahkan dan menuding Al Qur’an di Tahrif (di edit), tidak spt negeri majusi syiah Iran.
📌Negeri, satu²nya, tidak akan anda temukan, kitab², terbitan kapanpun, yg beredar, melecehkan Sahabat dan Al Qur’an, banyak yg dihukum spt Hasan Farhan Al Maliki, Muhammad Alwi Al Maliki dll, tidak spt negeri majusi syiah Iran.
📌Satu² negeri, yg tdk ada ritual² bejad, ritual² primitif, spt mukul² diri, makan tai, mandi lumpur, dan kekotoran lainnya, spt yg ada di negeri majusi syiah Iran.
📌Satu²nya, negeri, dg konstitusi Al Qur’an dan Sunah (jelas Islam), beda dg negeri majusi syiah Iran, kostitusinya, Ushul dien = Syiah rafidhah Imamiyah Itsna Asyariyah
, jelas bukan Islam ‼️
📌Satu²nya negeri, yg paling dibenci, banyak dihujat oleh para jahanam Syiah dan antek²nya, melebihi kebencian Yahudi dan Nasrani. Birahi mereka, penghancuran Al Saud dan Mekah, pindahkan ke Najaf dan Qum (mau bukti ilmiyah ?)
📌Selama berkuasanya Al Saud, pelaksanaan ibadah Haji dan Umrah, berlangsung Aman, banyak kemudahan, fasilitas pelayanan selalu ditingkatkan. Begundal² syiah jahanam Iran, karena hasad, mengukuti junjungannya Abdullah bin Saba’ dan Qaramithah, selalu bikin onar dan kerusuhan, yg makan banyak korban para jamaah dan askar Arab Saudi.
📌Karena jasa besar dua mujtahid yg haqq, dua kerabat Keluarga Al Saud dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, Arab Saudi tidak pernah di jajah, yg berani melawan Utsmani dan lainnya. Pada masa ketika kekuatan kolonial memetakan ulang dan merebut sebagian besar negeri Arab—dari Aljazair hingga Mesir, dan dari Irak hingga Yaman—Kerajaan Arab Saudi tetap kukuh dan tidak tersentuh. Apakah ini kebetulan semata, atau ada kisah besar di balik pengecualian ini?
Sejak abad ke‑18, Pangeran Muhammad bin Saud dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab membentuk persekutuan yang melahirkan gerakan perlawanan terhadap dominasi asing dan menandai kelahiran negara Saudi.
Kalau tdk dikuasai dua kerabat Keluarga Al Saud dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab maka Syiah, Ahlul Makam dan ahlul Dongeng akan membuka peluang penjajahan…
📌Jasa terbesar “Wahhabi” Arab Saudi bagi Umat Islam, zaman Ahmad Zaini Dahlan, semrawutnya Masjidil Haram, memiliki lima pengimaman, dalam pelaksanaan sholat berjama’ah. Ketika shalat berjamaah ditegakkan, maka mereka shalat berjamaah secara bergiliran berdasarkan perbedaan madzhab. Keanehan, pada waktu shalat Magrib, yg waktunya sempit. Muaddzin mazhab syiah Zaidiyyah mengumandangkan adzan, mengganti lafal ‘hayya ‘alal falah’ dengan ‘hayya ala khairil amal’, seperti yang dulu didengar di Kota Shon’a atau di Dzammar, Yaman. Masjidil Haram sangat semrawut (crowded). Ahmad Zaini Dahlan, seorang penganut syiah (mau bukti ?).
Raja Abdulaziz Al Saud satukan Shaff Shalat Di Masjidil Haram Makkah. Hal ini dimulai pada tahun 1343 H, sekitar 100 tahun yang lalu. Kalau tdk, bayangkan apa yg terjadi saat ini, akan dirusak Syiah Imamiyah dan ajaran sesat lainnya !!
📌Kalau tdk ada Al Saud (karena Allah), bukan mustahil, Arab Saudi, dikuasai zionis. Mau bukti ?
Anda perlu baca, spy tdk dikelabui golongan Zainiyyun (ahmad zaini dahlan), Tarimiyyun dan Zindiqiyyun.
Fakta sejarah :
Pada tahun 1919 terjadi perjanjian Weizmann (Presiden pertama negara Israel pada tahun 1949) dg Faisal bin Husein, putra Syarif Mekkah. Isinya menyangkut alasan ekonomi dan strategi pembangunan kawasan dengan cara memasukkan 𝗬𝗮𝗵𝘂𝗱𝗶. Dr. Chaim Weizmann sendiri adalah tokoh 𝗭𝗶𝗼𝗻𝗶𝘀 𝗶𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹, Presiden pertama negara Israel pada tahun 1949, sedangkan Emir Faisal menjadi representasi keluarga Hasyimiyah (Sufi).
Berikut poin-poin perjanjian Weizmann- Faisal bin Husein (syarif Mekah) :
1. Kedua belah pihak akan bekerjasama dengan baik, termasuk untuk merangsang migrasi besar-besaran Yahudi Eropa. Perlindungan terhadap petani lokal juga harus diberikan, dan kesepakatan memiliki tempat ibadah masing-masing (tempat suci)
2. Berdirinya negara Palestina (bersama) akan ditentukan di masa mendatang
3. Zionis Yahudi akan membantu bangsa Arab setempat untuk memajukan ekonomi kawasan tersebut
4. Tiap masalah akan diselesaikan di bawah payung hukum Inggris
5. Menjamin kebebasan beragama tanpa saling singgung
Pasca perjanjian, imigran Yahudi Eropa terus mengalir (Aliyah) ke kawasan Palestina. Jumlah mereka meningkat signifikan dari tahun ke tahun di banding era sebelumnya. Tanah yang mereka miliki juga terus meningkat. Fenomena tersebut sempat menimbulkan pemberontakan warga Arab Palestina pada tahun 1936 terhadap mandat Inggris.
Setelah mandat Inggris berakhir tanpa solusi, tahun 1947 PBB membagi kawasan Palestina menjadi 2, sebagian untuk Arab dan sebagian lainnya untuk Yahudi. Namun atas dukungan dan pengakuan Amerika serta Uni Soviet, pemukim Yahudi berhasil mendirikan negara Israel di bawah PBB. Sebelumnya, kemenangan dalam perang Arab-Israel pertama juga membuat Israel makin banyak mencaplok wilayah baru. (rslh)
Ada satu nama terkenal yang menjadi penasehat militer sekaligus kepanjangan tangan sekutu bagi keluarga Hasyimiyah, yaitu agen Inggris bernama T. E. Lawrence atau dikenal sebagai “Lawrence of Arabia”.
Syarif Mekkah, pencetus ‘Arab Revolt’ melawan Turki, meninggalkan Hejaz pada tahun 1924 setelah terdesak oleh pasukan Ibnu Saud dari Nejd, Inggris tidak membantunya saat diserang Saudi. Ia meninggalkan putranya Ali atas kontrol Mekkah, Syarif Husein pergi terasing ke Siprus dan kemudian wafat di Amman (saat masih administrasi Trans Jordan) pada tahun 1931.
(Sumber: Sejarah Yordania)
📌Jasa Besar Arab Saudi, Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menorehkan babak penting dalam diplomasi Timur Tengah. Sebanyak 142 dari 193 negara anggota mendukung Deklarasi New York, sebuah resolusi yang menegaskan komitmen penyelesaian konflik Israel–Palestina melalui solusi dua negara. Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari Konferensi Internasional Tingkat Tinggi di markas PBB pada Juli 2025, yang digagas bersama oleh Prancis dan Arab Saudi.
📌Sejak berkuasanya Abdul Aziz Al Saud :
~Tdk ada kuburan mewah dan megah (kuburan penganten), tdk ada kuburan dijadikan tempat tabarruk dan diramaikan para pedagang penjual jimat, bunga², kemenyan dll, Masjidil haram bersih dari asap rokok, tdk spt dinusantara, tdk ada acara qashidahan, gambus di Masjidil Haram, spt di masjid² disini, tdk ada perayaan tahun baru masehi, isra miraj, maulid nabi yang tentunya ada panggung beserta mercon plus musik, apalagi mengganggu jalan umum, tdk ada Photo² wali didinding Kabah, tdk ada do’a² bayaran, tdk ada dukun², peramal² yg berani berkeliaran.
~Kalau tdk dikuasai wahhabi, kuburan sahabat dibongkar oleh orang syiah karena keyakinan mereka akan kekafiran para sahabat, nauzubillah dll
~Alhamdulillah, tanah Arab didominasi oleh mereka yang dijuluki Wahabi, menggantikan pemimpin masa lalu yang beraqidah gado², tasawuf dan syiah.
~Saat ini di Negeri Wahhabi, tidak ada “Dongeng² Khurafat”, yg irrasional, diluar nalar, yg membodohkan Umat Islam.
~Tidak berkeliaran klaim² wali² majdzub dll
~Jangan menipu umat, Al Haramain (Mekah dan Madinah) sebelum berkuasanya Raja Abdulaziz Al Saud, lebih baik dalam hal Ittiba’ dan manhaj.
~Tdk bisa mudah mengklaim sebagai keturunan (bernasab) Nabi, akan diminta membuktikannya secara Ilmiyah dg Ilmu Nasab (jarh wa ta’dil) dan DNA dipengadilan.
~Anda masih hasad thd Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan ingin kembali ke masa lalu ?
📌Permusuhan thd negeri Arab Saudi, berarti permusuhan thd agama Islam ‼️
cecunguk nya keluar 🤭
Riyadh season, mesra sm zionist, ASu gimana tu Li ?
ente maklumin kah? 🤭