Warga Iran Panen Ribuan iPhone Setelah Kapal Abu Dhabi Kena Ranjau di Selat Hormuz

Ribuan iPhone baru dan botol parfum mewah kini mengapung di Selat Hormuz setelah kapal kontainer berbendera Singapura yang menuju Abu Dhani UEA, GFS Pride, terbakar dan tenggelam pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Insiden ini memicu fenomena unik di mana ratusan nelayan dan warga lokal Iran berbondong-bondong turun ke laut untuk “memanen” muatan yang hanyut tersebut.

Detail Kronologi Kejadian

  • Penyebab Sinking: Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim kapal tersebut menabrak ranjau laut setelah melewati jalur pelayaran yang tidak sah. Namun, otoritas maritim Singapura melaporkan kapal tenggelam setelah dihantam oleh proyektil tak dikenal yang memicu kebakaran besar.
  • Muatan Kapal: Kapal kargo tersebut dilaporkan membawa lebih dari 2.500 kontainer berisi barang konsumsi elektronik—termasuk ribuan unit iPhone—serta parfum mewah dari hub distribusi di Dubai menuju Abu Dhabi.
  • Kondisi Kru: Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura mengonfirmasi bahwa seluruh 21 anggota kru berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa adanya korban luka.

Kejadian ini merekam eskalasi ketegangan yang kian meruncing di jalur perdagangan strategis Selat Hormuz. Berbagai rekaman video amatir yang beredar viral di media sosial memperlihatkan boks-boks gawai pintar Apple dan paket wewangian terapung bebas di permukaan air, mengubah area pasca-kecelakaan menjadi ladang perburuan harta karun dadakan bagi warga lokal.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar