Sopir Mobil MBG Resmi Jadi Tersangka

Polres Metro Jakarta Utara menetapkan AI, sopir mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak guru dan sejumlah siswa di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dan memastikan kecukupan alat bukti.

Erick menjelaskan, AI dinilai melakukan kelalaian yang mengakibatkan orang lain terluka. Saat ini, AI telah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.

Jumlah Korban

Mobil milik dapur makan bergizi gratis atau MBG menabrak sejumlah siswa di SD Negeri 01 Kalibaru Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis pagi, 11 Desember 2025.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan setidaknya 22 orang menjadi korban luka-luka akibat tertabrak mobil dapur MBG. Satu korban di antaranya merupakan seorang guru di SDN 01 Kalibaru.

‎Dadan menjelaskan, saat ini ada dua siswa yang masih menjalani perawatan di ruang intensif atau ICU di Rumah Sakit Umum Daerah Koja. Keduanya mengalami luka parah, sehingga harus menjalani operasi tulang dan plastik. “Korban ditangani oleh dokter saraf, dokter anak, dan dokter kosmetik,” katanya.

‎Selain dua korban itu, Dadan mengatakan sembilan korban lainnya juga masih dirawat di berbagai fasilitas kesehatan terdekat. Rinciannya ada lima korban menjalani perawatan di RSUD Koja, dan empat korban lainnya dirawat di RSUD Cilincing. Sedangkan sebelas korban lainnya telah dipulangkan usai mendapat penanganan medis dari rumah sakit.

Dugaan Penyebab

‎‎Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan dugaan penyebab mobil MBG menabrak siswa SDN 01 Kalibaru lantaran kurangnya pengalaman si sopir. Dia berujar pengemudi yang mengendarai mobil tersebut merupakan sopir pengganti.

‎”Sopirnya memiliki surat izin mengemudi, mungkin hanya kurang pengalaman,” kata Dadan pada Kamis, 11 Desember 2025.

‎Sopir pengganti itu, ujar dia, baru bertugas beberapa hari setelah sopir utamanya berhalangan kerja karena sakit. Dia mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan dari polisi ihwal kepastian penyebab mobil MBG yang menabrak pelajar sekolah dasar tersebut.

‎Namun, dugaan sementara dikatakan Dadan ialah kesalahan sopir saat menginjak pedal gas. “Jalannya agak menanjak dan kami perkirakan ada kepanikan ketika pindah gigi, sehingga salah menginjak pedal,” ucapnya.

[VIDEO detik-detik kejadian]

Komentar