Setelah Italia, Kini Spanyol Juga Kirim Kapal Militer untuk Lindungi Armada Global Sumud Flotilla ke Gaza

Dalam sebuah langkah yang mengguncang Eropa, Spanyol telah mengonfirmasi akan mengerahkan kapal perang dari Cartagena (markaz Angkatan Laut Spanyol) ke Mediterania timur. Misinya: untuk melindungi Armada Global Sumud, yang membawa makanan dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina di Gaza.

⚠️ Keputusan ini diambil setelah malam penuh kekerasan – 14 serangan pesawat tak berawak menargetkan kapal-kapal kemanusiaan, merusak beberapa kapal. Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, menyebut misi tersebut sebagai kewajiban hukum dan moral, menegaskan bahwa kru kemanusiaan tidak boleh dibiarkan tanpa pertahanan di perairan internasional.

Perdana Menteri Pedro Sánchez telah tampil sebagai salah satu suara terkuat Uni Eropa yang mengutuk genosida Israel di Gaza. Kini, Madrid bertindak lebih dari sekadar kata-kata – mengambil tindakan militer langsung untuk melindungi para pekerja bantuan di laut.

Sebelumnya hari ini, Italia juga mengumumkan pengerahan fregat Angkatan Laut dengan misi yang sama: untuk menjamin perjalanan yang aman bagi para pekerja kemanusiaan.

Dengan Roma dan Madrid bertindak bersama, tekanan terhadap pemerintah Eropa lainnya yang telah bungkam selama hampir dua tahun semakin meningkat sementara bukti kejahatan perang dan genosida terus menumpuk.

💡 Langkah Spanyol lebih dari sekadar perlindungan. Ini adalah sinyal politik: sebuah negara besar Uni Eropa siap untuk secara fisik menghadapi blokade Israel demi mempertahankan hak atas bantuan kemanusiaan.

Untuk pertama kalinya, kekuatan-kekuatan Eropa secara terbuka menentang serangan Israel terhadap misi-misi bantuan – mengalokasikan sumber daya negara untuk membela armada dan mendukung warga Palestina yang menghadapi kelaparan dan genosida.

Spanyol telah mengumumkan bahwa kapal yang mendukung Armada Sumud Global adalah Furor P-46, kapal patroli laut lepas Angkatan Laut Spanyol.

Ditugaskan pada tahun 2017, kapal perang sepanjang 93 meter ini diawaki oleh 52 pelaut khusus.

Perdana Menteri Pedro Sánchez mengonfirmasi kapal tersebut akan berlayar dari Cartagena, dilengkapi sepenuhnya untuk membantu armada atau melaksanakan operasi penyelamatan jika diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *