Seorang pria pensiunan Inggris menjadi miliarder setelah koleksi kartu Pokémon lamanya—yang tersimpan di loteng selama 15 tahun—ternyata bernilai $2 juta

Seorang pensiunan dekorator asal Woking, Surrey, Inggris, baru saja menjadi miliarder setelah koleksi kartu Pokémon lama yang ia simpan di loteng selama 15 tahun terjual di rumah lelang Ewbank’s Auctions seharga £1,56 juta (sekitar $2 juta atau Rp31 miliar).

Pria yang memilih untuk tetap anonim ini awalnya mulai mengoleksi kartu pada akhir tahun 1990-an setelah putranya menyukai permainan kartu tersebut di sekolah. Ia membeli set lengkap dari seorang penjual di Malaysia melalui eBay. Berbeda dengan kartu mainan putranya, pria ini melarang keras anaknya menyentuh koleksi set lengkap miliknya tersebut. Setelah putranya kehilangan minat pada Pokémon, seluruh koleksi set lengkap itu dimasukkan ke dalam kotak dan disimpan di loteng rumahnya hingga terlupakan selama belasan tahun.

Ia baru menyadari potensi nilai harta karunnya setelah membaca artikel surat kabar lokal tentang selembar kartu Pokémon yang berhasil terjual seharga lebih dari £6,000. Penasaran, ia pun membawa total 42 set koleksinya ke rumah lelang Ewbank’s Auctions.

Lelang yang berlangsung pada 21 Oktober 2026 tersebut memicu antusiasme luar biasa dari para kolektor internasional karena kondisinya yang sangat terawat, lengkap, dan langka.

Pihak Ewbank’s Auctions menyatakan bahwa acara ini merupakan lelang kartu perdagangan paling bernilai dalam sejarah Inggris dan kemungkinan besar mencetak rekor baru untuk wilayah Eropa

“Kami sangat bangga karena hari ini berhasil mencatatkan rekor lelang internal di Ewbank’s—penjualan terbesar sepanjang 36 tahun sejarah kami, sekaligus lelang kartu Pokémon (Pokémon Trading Card) terbesar yang pernah ada di Inggris—dengan nilai penawaran akhir (hammer price) mencapai £1,2 juta.

Terima kasih kepada seluruh penawar, pembeli, dan penjual kami.🙏,” posting rumah lelang Ewbank’s Auctions di Instagram.

https://www.instagram.com/p/DexFvdKxYmg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar