Saat yang lain ramai-ramai walk out, delegasi UEA tetap mendengarkan pidato Netanyahu

Saat para diplomat melakukan aksi walkout massal di awal pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di PBB, Kamis (24/9/2026), delegasi Uni Emirat Arab (UEA) tetap duduk di dalam ruangan, mendengarkan pidato penjahat perang

Uni Emirat Arab (UEA) sering mendapat julukan “Zionis Arab” dari para kritikus karena kebijakan luar negerinya yang dinilai sangat dekat dengan Israel.

UEA menjadi negara Teluk pertama yang menandatangani Abraham Accords pada September 2020 untuk membuka hubungan diplomatik resmi dengan Israel. Hubungan kedua negara mencakup kerja sama di bidang pertahanan dan teknologi intelijen yang memicu kecaman dari kelompok pro-Palestina.

Selain delegasi UEA, beberapa delegasi negara yang tetap berada di dalam ruangan untuk mendengarkan pidato Netanyahu adalah:

  • Amerika Serikat (mitra utama dan sekutu terdekat Israel).
  • Kanada.
  • Argentina.
  • Negara-negara Kepulauan Pasifik (mitra AS): Mikronesia, Nauru, Tonga, Palau, dan Kepulauan Marshall.
  • Kamerun dan Guinea.

Tentu saja, delegasi Israel sendiri juga tetap berada di ruangan untuk memberikan dukungan dan tepuk tangan sepanjang pidato berlangsung.

[Aksi walk out]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar