By ERIZAL
Saya kira, setelah penampilan Rocky Gerung di ILC Karni Ilyas hari ini, banyak yang menyesal (tobat), karena sudah mencaci-maki Rocky Gerung, menganggapnya berubah, jinak, dan menjadi hamba penguasa. Rocky sama sekali tak berubah.
Tema yang dibahas ILC hari ini: “Ijazah SMA tak Ditemukan, Gibran Tetap Wapres! MK Ketok Palu, Bola Panas Pindah ke DPR” berhasil dilewati Rocky Gerung yang baru saja dilantik sebagai Wantimpres, dan itu tidak sedikitpun mengubah kekritisannya.
Memang, ada kesan Rocky Gerung masih membela kepentingan Presiden Prabowo dengan cara menyalahkan putusan MK Nomor 1/2026 itu (putusan terbaru soal ijazah Gibran). Sebab, bagi Rocky, MK seharusnya memutuskan langsung diskualifikasi Wapres Gibran, dan tidak diserahkannya ke DPR, karena bisa mentah lagi.
Memang, MK-lah penjaga Konstitusi (the guardian of the constitution), bukan DPR/MPR. MK-lah penjaga kedaulatan rakyat, bukan DPR/MPR. Jadi, paling tepat MK penjaga Konstitusi, bukan DPR/MPR. Alasan teoritis Rocky Gerung masuk akal dan kuat.
Saat putusan MK Nomor 1/2026 sampai di DPR/MPR, maka tukar tambah kekuasaan akan terjadi. Dan ini bisa berlangsung lama dan alot. Selama dan sealot itulah cap (framing) terhadap Presiden merugikan. Misalnya, didampingi Wapres tak lagi memenuhi syarat. Presiden masih di bawah bayang-bayang Jokowi. Dll.
Rocky Gerung menyampaikan pikiran-pikirannya terkait kasus ijazah Wapres Gibran tanpa tersendat sedikitpun. Bahkan, permintaan agar Wapres Gibran mundur pun, juga disampaikan Rocky secara terbuka dan itu yang terbaik. Wapres Gibran layak diberi Nobel kalau sikap itu yang ditempuh. Intinya, Rocky Gerung tak berubah seperti anggapan banyak orang yang kecewa padanya.
Bang Karni Ilyas menutup ILC hari ini dengan sangat bagus. Kutipan Abraham Lincoln seperti mewakili banyak perasaan orang yang tak tersampaikan: “Kamu bisa membohongi semua orang dalam suatu waktu, dan kamu bisa membohongi seseorang sepanjang waktu, tapi kamu tidak akan bisa membohongi semua orang sepanjang waktu”. Begitulah.








SEMOGA ALLAH HANCURKAN ANTI ISLAM… AAMIIN
banyak yang menyesal (tobat), karena sudah mencaci-maki Rocky Gerung, menganggapnya berubah, jinak, dan menjadi hamba penguasa. Rocky sama sekali tak berubah.,,,..,………… ya nggak juga nyesal kali, seliar liar liar nya binatang kalau SDH masuk kandang apalagi dgn kesadaran diri pasti liarnya akan tereduksi dan perlahan menyesuaikan diri ke arah jinak walaupun TDK sekali Gus, apalagi para poliiiiiiiitttttiiiiiisssiiiiiiii
keputusan MK sudah benar tidak bisa mendiskualifikasi gibran karena pihak pemohon tidak mempunyai legal standing. logika Rocky terlihat benar, tapi hukum sudah mengatur itu dan sudah dijalankan MK dan ga mungkin MK menabrak aturan yang berlaku. logika Rocky sedang menutupi ketidak beranian wowo untuk melakukan impeachment terhadap gibran. masyarakat ga sedungu yang Rocky bayangkan. bilang aja takut sama wiwi 🤣
kadrun terlalu terburu2 dalam segala hal termasuk menilai rocky, fomo oposan
istilah lu tong … fomo huahahahaha
taik taik
ngapain jd Wantimpres hasil dirty vote.. najisss lu Rock
lah elu GOBLOK ga sembuh²,,,,
rocky gerung itu terwo, bukn termul,,,
ya wajar lah kalo masih berani kritik atau serang gibran…
coba dia berani kritik atau serang wo²,,,
baru d3h kita apresiasi…
terwo GOBLOK lu..
L.O.L
Rocky girang ngeritik..ngeritik…dilantik 😂😂😂
Ayo ANONim TerWo (Akal Nol, Otak miNim Ternak GendruWo Wowo) keluarkan keTOLOLan mu‼️
Sebagai makhluk yang bergelar QASAWAH al QOLB alias si hati BATU karena HOBI dalam KEMAKSIATAN dan DOSA sudah pasti dong membela sesama barisan gerombolan TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI ‼️
Ngoahahaha…😜😂😝🤣
eh……. berhala nya terwo nambah, si Rocky yg dungu tek dung ngoahahahaha
Si paling akal sehat coba vokal soal MBG dan dampak korban keracunan sampe hilang ingatan berani ga dia seperti waktu komentar miris dg suara tinggi nya menanggapi kasus anak SD yang bundir di NTT karena ga mampu beli buku.