Jubir PDIP, Mohamad Guntur Romli, menyoroti pengadaan motor listrik fasilitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Bagi ketuanya dibagikan motor listrik, untuk anak-anak dan siswa berita yg beredar makanan beracun, berbelatung, berulat, busuk,” ujar Guntur di akun fbnya, Selasa (7/4/2026).
“Di tengah efisiensi, BGN bagi-bagi motor listrik. Koar-koarnya sih BGN ini untuk perbaikan gizi, tapi hambur-hamburin duitnya di belajar motor. Benar-benar MALING BERKEDOK GIZI,” tandasnya.
“Tiap 1 SPPG MBG dapat 6 juta/hari & 1 motor listrik. Efisiensi? Gak berlaku ini MBG Bos 🤣😃😂,” sentil Guntur.
Menanggapi video viral deretan motor berlogo BGN, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan klarifikasi:
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” tambahnya.
Dadan juga membantah kabar hoaks terkait jumlah motor listrik.
“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ujarnya.







Benar-benar pada gak punya otak. Penggunaan uang pajak rakyat suka-suka, ugal-ugalan tanpa perencanaan matang dan tanpa pertimbangan SKALA PRIORITAS. Justru di saat mulutnya teriak EFISIENSI. Kalian orang-orang bodoh yang gak pantas diamanahi jabatan publik apapun.
walah gunromlah kemaren 10 thn punya presiden koplak elu jd tamengnya..
sekarang ngomong kyk orang ga punya dosa
wakil rakyat bisu
dunia berputar bos, skrng bekingan kuat Presiden, ntr klau sdh tdk menjadi Presiden. apa yg akan terjadi dengan pejabat BGN. seperti Mentri era P’Jokowi, bnyk yg terjerat hukum.