DALAM SATU BULAN PERANG, IRAN BERHASIL “MEMBERSIHKAN” PANGKALAN-PANGKALAN MILITER AMERIKA SERIKAT DI NEGARA-NEGARA TELUK.
Berdasarkan laporan per Maret-April 2026, Iran melancarkan serangan masif terhadap 27 pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan UEA, yang mengakibatkan kerusakan serius dan melumpuhkan infrastruktur utama. Iran mengklaim serangan ini menewaskan ratusan tentara AS dan memaksa penarikan pasukan dari beberapa posisi di kawasan tersebut.
Iran menegaskan bahwa wilayah Teluk telah menjadi “kuburan” bagi tentara AS dan menuntut penutupan total semua instalasi militer AS di kawasan tersebut.
- Pangkalan Udara Prince Sultan (Arab Saudi): Dilaporkan terjadi kerusakan signifikan pada sejumlah pesawat, termasuk hancurnya pesawat pengintai canggih Boeing E-3 Sentry (AWACS) akibat serangan rudal dan drone pada akhir Maret 2026.
- Markas Armada Kelima (Bahrain): Konfirmasi serangan rudal menargetkan markas besar Angkatan Laut AS ini di Juffair, dengan laporan kepulan asap di lokasi kejadian.
- Pangkalan di Kuwait dan Qatar: Iran mengonfirmasi serangan terhadap target di Bahrain, Kuwait, dan Qatar (seperti Pangkalan Udara Al Udeid) yang menampung aset militer AS.
- Pangkalan di UEA: Iran berhasil menghantam gudang amunisi di Pangkalan Udara Al Dhafra, Abu Dhabi, dan pusat komando di Pangkalan Udara Al Minhad, Dubai.







good job bro 👍👍
Masya Allah.. ALLAAHU AKBAR!!! 💪💪💪
HANCURKAN SEMUA PANGKALAN MILITER AS DI SEMUA NEGERI² MUSLIM!!!
Ayo HAJAR terus RAN, jangan kasih Kendor !!
Inilah yang dirasakan Rusia jika Ukraina gabung ke NATO. Kedaulatan negara mu apa tidak risih jika diintai oleh negara tetangga apalagi Amerika 🗽 Serikat jumlah banyak ?