Orang ini sejak dulu memang licin sekali

Kocak. Elu sekarang mendadak nyalahin DPR, bilang inisiatif DPR. Kan elu dulu Presidennya, petinggi-petinggi partai-partai besar ada di kabinet elu. Revisi UU KPK, UU Cilaka, IKN, Kereta Cepat, dan semua akrobat dulu itu tuh tanggung jawab elu. Mudah sekali elu menghentikan RUU kalau mau. Bahkan baru bisik-bisik pun, elu bisa hentikan.

Nah, kenapa dia mendadak setuju UU KPK dibalikin ke yg lama? Karena dia ini mau membesarkan PSI. Partai ‘milik’ keluarganya, dengan ketum anaknya sendiri. Jadilah dia heroik seolah paling belain KPK. Caper ke basis pemilih tertentu. Hanya soal waktu, demi kepentingan keluarga dan kelompoknya, orang ini akan mengkritik kereta cepat, IKN, bansos, dll biar begitulah deh.

Kalian catat baik-baik, 70 lebih pegawai KPK terbaik disingkirkan lewat revisi UU KPK. Dan hari ini, Ketua KPK yg dipilih orang ini jadi tersangka suap, yaaang tetap tidak diperiksa-diperiksa juga, stuck kasusnya. Siapapun yg terlibat kasus, jika dekat dgn orang ini, mendadak kebal. Silfester misalnya, sudah jadi napi, sampai detik ini tidak masuk penjara, malah jadi komisaris BUMN.

(TERE LIYE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar