Nabi Muhammad menikahi 11 istri, dan setiap pernikahan membawa hikmah

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam menikahi sebelas istri, dan setiap pernikahan membawa hikmah atau tujuan sosial. Masing-masing dari mereka memiliki peran penting dan dihormati dengan gelar Ummul Mukminin (Ibu Orang-orang Beriman).

Berikut adalah 11 istri Nabi Muhammad SAW:

1. Khadijah binti Khuwailid Istri pertama Nabi dan merupakan wanita yang paling utama dan mulia. Beliau adalah satu-satunya istri Nabi Muhammad yang tidak dimadu.

2. Saudah binti Zam’ah Dinikahi setelah Khadijah wafat, pernikahan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan mengurus rumah tangga Nabi.

3. Aisyah binti Abu Bakar Putri dari sahabat dekat Nabi, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Beliau adalah satu-satunya istri Nabi yang dinikahi dalam keadaan gadis, dan dikenal akan kecerdasannya serta banyak meriwayatkan hadis.

4. Hafshah binti Umar bin Khattab Putri dari Umar bin Khattab, dikenal sebagai ahli ibadah dan salah satu yang menyimpan mushaf Al-Qur’an pertama.

5. Zainab binti Khuzaimah Dikenal dengan julukan Ummul Masakin (Ibu orang-orang miskin) karena kedermawanannya. Beliau wafat hanya beberapa bulan setelah menikah dengan Nabi.

6. Ummu Salamah (Hindun binti Abi Umayyah) Seorang janda yang cerdas dan memiliki pandangan bijak. Beliau memberikan saran penting kepada Nabi saat Perjanjian Hudaibiyah.

7. Zainab binti Jahsy Pernikahan beliau merupakan perintah langsung dari Allah SWT dan dicatat dalam Al-Qur’an, untuk menghapus tradisi jahiliyah tentang anak angkat.

8. Juwairiyah binti Al-Harits Dinikahi setelah beliau menjadi tawanan perang, dan pernikahannya menyebabkan banyak kaumnya masuk Islam dan dibebaskan.

9. Ummu Habibah (Ramlah binti Abi Sufyan) Putri dari Abu Sufyan (sebelum masuk Islam), beliau adalah seorang Muhajirah yang teguh imannya. Sendirian di Abyssinia setelah suaminya meninggalkan Islam, dan pernikahannya membantu meredakan permusuhan dari ayahnya, Abu Sufyan.

10. Shafiyah binti Huyay Berasal dari Bani Nadhir (keturunan Yahudi), pernikahannya dengan Nabi bertujuan untuk menjalin hubungan baik dan mencegah konflik lebih lanjut.

11. Maimunah binti Al-Harits Istri terakhir Nabi Muhammad SAW. Beliau dikenal karena ketakwaannya dan banyak berpuasa.

Komentar