Pertanyaan yang ditulis si Rizki pendukung Saudi di statusnya…
Saya respon ya… Mengapa tidak ada moblisasi Iran yang sebanding dengan besarnya penderitaan Gaza?
Pertama, apakah penderitaan Gaza hanya dibebankan pada Iran saja? Iran disetiap pertemuan bilateral, regional bahkan sampai di sidang-sidang tingkat tinggi OKI selalu menyerukan persatuan ummat untuk membantu Gaza. Apakah ada yang menjawab seruan Iran? Iran menyerukan boikot Israel, hentikan hubungan dalam bentuk apapun dengan Israel dan jangan percaya apalagi sampai membantu AS, apakah seruan Iran ini didengar?
Kedua, pembelaan Iran pada Palestina membuat Iran disanksi, diblokade sampai diinvasi. Apakah ada negara Islam lain yang menanggung semua resiko itu seberat Iran?
Ketiga, ketika Iran berkonfrontasi langsung dengan Israel dan AS dimana negara-negara Arab? Apakah berada di posisi Iran atau justru menjadi pelayan AS-Israel menyerang Iran? Mobilisiasi Iran seperti apa yang kalian tunggu disaat Iran melakukan mobilisasi jutsru kalian menjadi pelindung Israel dan pangkalan militer AS? Mobilisasi bagaimana yang kalian mau kalau kalian malah ikut memblokade Iran dan memutus jalur suplai senjata Iran ke kelompok-kelompok perlawanan lainnya yang berperang melawan Israel?
Terusp pertanyaan si Rizki selanjutnya, mengapa Iran dan kelompok-kelompok yang bersekutu dengannya justru semakin kuat ketika kepentingan dan keamanan Iran sendiri yang terancam?
Pertanyaan dungu. Iran wajar mengerahkan seluruh kekuatannya disaat sedang dikeroyok dan ingin dihancurkan. Kok aneh pertanyaannya mengapa Iran baru kerahkan kekuatannya hanya pada saat terancam keamanannya, memangnya Saudi, Qatar, Emirat, Yordania, Kuwait sampai Bahrain tidak mengerahkan kekuatannya saat keamanannya terancam? Mengapa jet-jet tempur Saudi baru mau bergerak ketika menyerang Yaman dan tidak untuk menyerang Israel? Mengapa Yordania baru mengerahkan pertahanan anti roketnya ketika untuk menghalau roket dari Iran ke Israel dan tidak menghalau roket Israel yang ditembakkan ke Gaza? Apa Iran tidak boleh mempertahankan dirinya, sementara yang lain baru menggerakkan militernya ketika keamanannya sendiri terancam dan tidak ada satu butir pelurupun untuk membela dan melindungi Gaza?
Pertanyaan terpenting sebenarnya, mengapa Saudi bisa membangun koalisi gemuk menyerang Yaman, tapi untuk menyerang Israel agar genosida di Gaza terhenti tidak bisa? Apa pertimbangannya dan apa yang mereka takuti?
(By Ismail Amin)







GAK ADA HUBUNGANNYA…..
INI TENTANG PRIORITAS….
SYI’AH KAFIR MUSUH ISLAM NO. 1
ALLAHU AKBAR..
setuju sm poin 1, emangnya palestina dibebankan ke saudi tanggungjawabnya? ya sama juga dg iran, yg paling bertanggungjawab atas tanahnya sendiri ya palestina sendiri, jgn berharap lebih ke org lain
Pertanyaan seperti ini sebaiknya diajukan oleh orang non muslim, sebab kalau ismail amin yang bertanya kritis tentang sa’ud hasilnya sudah pasti akan direspons para pengabdi kerajaan pelacur setia duo epstein -amerika dan israel- dengan sebutan dasar bahlul, rafidhah syi’ah/kafir, pembenci haramain, zindiq, khawarij, ahlul bid’ah, takiyah, pelaku/hasil perbuatan mut’ah, penyembah kubur, ajam askenazi. ayo sini debat di FB ana (padahal FB-nya si mokondo isinya full sampah).