


Mengenang peristiwa legend di bulan September 2021.
Komika Coki Pardede ditangkap polisi terkait kasus narkoba di rumahnya di kawasan Cisauk, Tangerang, pada Rabu 1 September 2021.
Berikut adalah ringkasan fakta dari kejadian tersebut:
- Waktu & Lokasi Penangkapan: Coki ditangkap oleh Polres Metro Tangerang Kota di rumahnya di kawasan Pagedangan (Cisauk), Tangerang, pada Rabu malam (1/9/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.
- Barang Bukti: Polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram beserta alat suntik.
- Metode Penggunaan: Polisi mengungkapkan bahwa Coki Pardede mengonsumsi sabu dengan cara yang tidak lazim, yaitu dengan memasukkannya melalui dubur (anal). Metode ini dilakukan dengan melarutkan sabu, memasukkannya ke alat suntik tanpa jarum, lalu menyemprotkannya ke dalam dubur.
- Alasan: Coki mengaku kepada polisi bahwa cara tersebut memberikan sensasi atau kenikmatan yang berbeda dibandingkan dengan metode dibakar atau dihisap.
- Belajar Otodidak: Coki mengaku mempelajari metode penggunaan narkoba tersebut dari tayangan YouTube dan menirunya secara otodidak.
- Status Hukum: Coki sempat ditetapkan sebagai tersangka bersama kurir (WLY) dan pemasok (RA). Namun, berdasarkan asesmen BNN, ia menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur mulai September 2021.
- Pasca Kasus: Coki Pardede telah bebas sejak Maret 2022 setelah menyelesaikan masa rehabilitasinya.
Coki Pardede terpantau aktif kembali di dunia hiburan dan konten digital setelah menyelesaikan masa rehabilitasinya tersebut.
Pada 17 Januari 2026, Coki Pardede dan Treten bertemu Wapres Gibran. Pertemuan ini terjadi setelah Gibran menjadi salah satu sosok yang dikritik komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan Mens Rea yang tayang di Netflix. Coki Pardede dan Tritan memberi dukungan kepada Gibran.
GAK HERAN DAN GAK KAGET KALAU COKI & TRETAN MENDUKUNG GIBRAN
MEMANG MEREKA BERTIGA COCOK 😁😆😃







Komentar