Media Rusia melaporkan bahwa pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, berada dalam kondisi sehat dan diperkirakan akan segera menyampaikan pidato terbaru kepada publik.
Informasi tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei. Ia menyatakan bahwa kondisi Khamenei baik, sekaligus memberi sinyal bahwa pidato lanjutan akan segera disampaikan dalam waktu dekat.
Sebelumnya, berbagai spekulasi sempat muncul terkait kondisi Khamenei di tengah konflik yang berlangsung. Namun, pihak Iran telah membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa ia dalam keadaan aman dan sehat .
Baghaei juga menegaskan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah merupakan perang yang dipaksakan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, rakyat Iran tetap bertekad mempertahankan kedaulatan negara mereka.
Operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan dimulai pada 28 Februari, dengan sejumlah kota besar Iran, termasuk Teheran, menjadi target serangan.
Sebagai balasan, Islamic Revolutionary Guard Corps melancarkan serangan terhadap target di Israel, serta menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan.
Sementara itu, Mojtaba Khamenei sendiri resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan sebelumnya.
Berita dilansir dari media rusia TASS






