Masih ingat Muhammad Mursi?

Masih ingat Muhammad Mursi? Presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis. Begitu berkuasa dia mewacanakan pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel, dan mempertegas dukungan Mesir untuk pembebasan Palestina.

Tahu dia berkuasa berapa lama? Hanya 1 tahun 3 hari. Kekuasaannya jatuh oleh kudeta militer. Dan asal tahu saja, pemimpin politik pertama yang mendukung kudeta militer atas Mursi adalah Raja Abdulah, Raja Saudi saat itu. Tentu saja Netanyahu tidak merasa perlu secara terbuka menyatakan dukungannya. Intinya Israel adalah pihak yang paling diuntungkan saat itu.

Melihat Mursi berbahaya bagi eksistensi Israel, AS merancang strategi menjatuhkannya. Obama mengajak Raja Abdullah untuk membicarakannya. Dicarilah tokoh politik yang tepat. Maka ditemukanlah Jenderal El Sisi, panglima militer sekaligus Menteri Pertahanan saat itu di Kabinet Mursi. Saudipun mendukung El Sisi. Dirancanglah aksi-aksi demonstrasi menentang Mursi dengan tuduhan korupsi, spionase dan masa depan Mesir berbahaya di bawah pemerintahan Mursi yang politisi IM… Terlebih lagi menyusul fatwa ulama Saudi akan kesesatan IM.

Dengan dalih mengamankan keadaan, militer Mesir pun turun tangan dan sekaligus melakukan kudeta dengan melakukan penangkapan pada Mursi dan sejumlah tokoh IM. Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu Adly Mansour ditunjuk sebagai Presiden sementara… Pada penyelenggaraan pilpres, El Sisi mundur dari militer dan menyatakan diri sebagai salah satu kandidat… Pilpres pun dia menangkan dengan mudah dan menjabat sebagai presiden Mesir sampai sekarang.

Apa kebijakan pasca terpilih? Menetapkan IM sebagai organisasi terlarang dan memperbaiki kembali hubungan dengan Israel yang sempat menegang bahkan ikut dalam Perjanjian Abad ini yang diprakarsai Donald Trump… Dan jangan lupa, El Sisi menyerahkan dua pulau Mesir: Pulau Tiran dan Pulau Sanafir di Laut Merah ke Arab Saudi sebagai imbalan atas keterlibatan Saudi membantunya memegang pucuk Kekuasaan di Mesir.

So, apa kesimpulannya? Ya semakin menegaskan Saudi itu punya peran besar menjaga eksistensi Israel dan menjadi benteng kepentingan AS di Timur Tengah…. Apa yang terjadi di Yaman hari ini adalah sama dengan misi Saudi di Mesir…. Jatuhkan pemimpin yang anti Zionis dan tempatkan pemimpin yang mau kompromi dan sejalan dengan kepentingan AS…. Sesederhana itu… isu Sunni-Syiah atau menjaga Haramain dari ancaman Syiah itu hanyalah kedok.

Sampai sini masih saja ada yang mau tertipu dengan propaganda buzzer Saudi? Bahwa hancurkan dulu Syiah baru bebaskan Palestina… Toh Mursi sampai Qadafi dijatuhkan juga padahal bukan Syiah…. Ya karena memiliki irisan yang sama, anti Zionis.

(Ismail Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 komentar

  1. يا الله, berat kali Zamannya para Raja yang Memaksakan Kehendak, betapa banyak persekongkolan dengan Zionis Israel. Tinggal menunggu Dajjal turun, ini… 😭😥😢

  2. ngepul asep entar palanya fans Saudi min! 🤣

    untuk fans Saudi, aku bantuin deh,,,
    tulisan diatas cuma taqiyah Syiah, sama sekali ga terjadi, hoax! 😂

    mau seperti apapun juga, tetaplah teguh dukung klan Saud! 🤭

  3. Syiah mah sudah memerangi diri mereka sendiri :

    Dalam kitab Syiah sendiri disebutkan,

    إن اللطم والتطبير ولبس السواد في عاشوراء والنياحة من أعظم القربات للحسين بل هذه الأفعال من الأعمال الممدوحة

    “Sesungguhnya menampar, memainkan pisau ke badan, dan mengenakan pakaian hitam di hari Asyura, juga bentuk niyahah bersedih hati saat itu merupakan di antara bentuk ibadah –pendekatan diri- dalam rangka mengenang Husain. Bahkan amalan seperti ini termasuk amalan terpuji.” (Lihat: Fatawa Muhammad Kasyif Al Ghitho war Ruhaani wat Tibriziy wa Ghoirihim min Maroji’il Imamiyah)

    1. Lhadalah, kok yo ono kelakuan manusia syiah kaya gini, niru sopo seh ??? Astaghfirullahal adziim, umat Islam Berlepas Diri dari Menyiksa Diri seperti Rafidhah

  4. hari gini fans GOBLOK Saudinesia tetap saja makin goblok. Jika mengkritik Bani Onta Najed mereka pasti menuduh Syiah, Rafidhah dan lainnya. Buka mata kalian lebar2 Wahaboy dongo….KSA itu sedang sekarat dan menunggu kejatuhannya,