Kritik Tajam Fathimah soal MBG yang Bikin Rocky Gerung Tidak Bisa Membantah

Kritik tajam dari Wakil Ketua BEM UI 2026, Fathimah Azzahra (mahasiswi kedokteran), terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik setelah ia berdebat langsung dengan pengamat politik sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rocky Gerung di acara tvOne, Senin (19/10/2026).

Argumen berbasis sains medis dan data ekonomi keluarga yang dibawa Fathimah dinilai mampu melunakkan argumen Rocky Gerung hingga ia beralih ke pembahasan teknis yang lebih akomodatif.

Berikut adalah poin-poin kritik utama dari Fathimah Azzahra yang membuat perdebatan tersebut viral:

1. Sisi Medis: Salah Sasaran Penanganan Stunting

Fathimah, yang juga merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran UI, mematahkan klaim bahwa MBG adalah solusi utama mengatasi stunting. Secara medis, intervensi stunting yang paling krusial wajib dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—yaitu sejak bayi di dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Memberikan makanan gratis kepada anak-anak usia sekolah dinilai terlambat jika tujuannya adalah memberantas stunting. Fathimah menegaskan agar pemerintah tidak membungkus program ekonomi dengan narasi kesehatan yang tidak sinkron secara sains.

2. Pelanggaran Etika dan Risiko Keamanan Pangan

Fathimah menyoroti kasus-kasus keracunan makanan yang sempat menimpa sejumlah siswa selama uji coba program. Di hadapan Rocky Gerung, ia menekankan pentingnya safety guarantee (jaminan keamanan) dan informed consent (persetujuan atas risiko) sebelum kebijakan masif diterapkan. Mengingat program ini langsung menyasar jutaan anak, ia mengingatkan agar anak-anak tidak dijadikan objek “proyek uji coba” yang membahayakan nyawa mereka.

3. Akar Masalah: Penguatan Ekonomi Keluarga, Bukan Suapan Negara

Argumen Fathimah yang paling mendalam berfokus pada kemandirian ekonomi keluarga. Ia mempertanyakan mengapa negara harus terus-menerus ‘menyuapi’ anak-anak secara terpusat dengan program MBG. Menurutnya, akar masalah dari kelaparan dan gizi buruk adalah daya beli dan kemiskinan orang tua. Jika pemerintah fokus membuka lapangan kerja, menstabilkan harga pangan, dan meningkatkan pendapatan keluarga, maka orang tua akan mampu membelikan makanan bergizi secara mandiri tanpa perlu bergantung pada bantuan negara.

Respons Rocky Gerung

Mendengar kritik yang terstruktur tersebut, Rocky Gerung—yang biasanya dikenal defensif dan selalu menyerang balik dengan retorika logika—memilih untuk menghormati argumen Fathimah. Rocky tidak membantah esensi dari kritik tersebut, melainkan mengakui kelemahan ekosistem MBG dan menggeser diskursus ke arah pembenahan teknis. Rocky bahkan memuji Fathimah sebagai representasi mahasiswa yang digerakkan oleh akal sehat sejati.

Program spesial tvOne: Jejak Perubahan “Indonesia Menuju Kemandirian” ini menghadirkan 6 Narasumber:

  • Rocky Gerung (Anggota Watimpres)
  • Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal)
  • Syahganda Nainggolan (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI)
  • M. Risyad Hanafi (Ketua BEM KM UPN Veteran Yogyakarta)
  • Nur Maajid T. (Presma Universitas Trisakti)
  • Fathimah Azzahra (Wakil Ketua BEM UI)

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO: https://www.youtube.com/watch?v=CeBG8tux4A8

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *