
Khutbah Eid di Mesir kemarin mengguncang publik Arab secara luas. Di depan Presiden Mesir As-Sisi, Khatib al-Azhar menjelaskan tentang perang Khaibar yang dipimpin oleh Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah melawan orang Yahudi.
Dalam Khutbah ini, Khatib Mesir ini juga menceritakan Kisah Nabi Isa Alaihissalam dengan Ibundanya Sayyidah Maryam. Orang-orang Yahudi mengatakan hal-hal buruk kepada Nabi Isa dan Siti Maryam, lalu mereka menjawab dengan perkataan-perkataan baik. Ketika mereka berdua ditanya
“Mengapa kalian berdua menjawab perkataan baik ketika mereka orang-orang Yahudi berkata buruk?”
“Setiap seseorang menampakkan apa yang terpendam dalam jiwanya.”
Khatib Mesir ini juga menyampaikan pesan Rasulullah ketika menyerahkan panji peperangan Sayyidina Ali pada perang Khaibar:
ุฎุฐ ุงูุฑุงูุฉ ููุง ุชูุชูุช ุงู ุถ ููุง ุชูุชูุช
“Ambillah panji peperangan ini, dan jangan menoleh kemana-mana. Pergilah memerangi orang-orang Yahudi dan jangan menoleh kemana-mana!”
Di akhir khutbah, Khatib Mesir mengucapkan doa yang mengakhiri keseluruhan dari Khutbah Idul Fitri:
ุงูููู ุจุญู ูุงุทู ุฉ ู ุฃุจููุง ู ุจุนููุง ู ุจูููุง ู ุงูุณุฑ ุงููุงู ู ูููุง ูุง ุชุฌุนู ูู ุตุฑ ุญุงุฌุฉ ุนูุฏ ูุฆูู ู ู ุฎููู
“Ya Allah, Aku bertawasul kepada Sayyidah Fatimah dan ayahandanya, juga suaminya (Sayyidina Ali) dan anak-anak cucu turunannya dan rahasia yang tersembunyi pada dirinya, jangan buat Mesir butuh kepada orang-orang rendah dan hina di antara makhluk-Mu.”
Gara-gara khutbah ini, Khatib Mesir dari Al-Azhar ini dituduh syiah oleh beberapa kelompok. Bahkan Al-Azhar dituduh menyebarkan ajaran syiah. ๐ . Padahal warga Mesir sendiri kebanyakan Sunni yang mencintai Ahli Bayt tanpa harus benci kepada sahabat dan mencintai sahabat Nabi tanpa harus benci kepada para Ahli Bayt. Sejak awal Mesir menjadi tempat yang aman bagi Ahli Bayt. Banyak Ahli Bayt yang dimakamkan di sini. Sayyidina Husain, Sayyidah Zainab, Sayyidah Nafisah, Sayyidah Aisyah Binti Jakfar Shadiq. Di Mesir juga banyak makam Sahabat Nabi, makam Uqbah Bin Amir al-Juhani, makam Amr Bin Ash, dan ada makam pejuang Badar di Bahnasa. Warga Mesir bukan Nashabiyyah dan bukan pula Rafidziyah. Dan nama al-Azhar sendiri berasal dari Laqab sayyidah Fathimah ุงูุฒูุฑุงุก.
Beberapa waktu lalu, departemen peperangan Amerika, Pete Hegseth mengatakan:
“Musuh kita adalah Islam, baik Sunni maupun Syiah.”
Banyak rakyat Mesir yang mendukung serangan Iran kepada Israel. Bahkan, Kedubes Iran di Mesir juga menyampaikan rasa terimakasih kepada rakyat Mesir atas dukungannya kepada Iran.
Semoga Allah menyatukan umat Islam, apapun perbedaan mereka dalam menghancurkan musuh mereka yang sesungguhnya yaitu Israel & Amerika. (Beben)







Allahu Akbar.. Bersatulah wahai umat muslim