
Perusahaan medis di dalam Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pemutusan pemutusan hubungan kerja seorang karyawan asal Mesir setelah ia memberikan dukungan terhadap unggahan kelompok Houthi, seraya menegaskan bahwa prosedur hukum yang diperlukan telah diselesaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku. [@SaudiNews50]
Tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut merupakan bentuk penegakan hukum yang sangat ketat di Arab Saudi terkait dengan keamanan nasional dan regulasi siber.
Di Kerajaan Arab Saudi, memberikan dukungan—baik berupa unggahan, komentar, maupun tanda suka (like)—terhadap kelompok milisi Houthi dianggap sebagai pelanggaran hukum yang serius. Tindakan ini dikategorikan sebagai dukungan terhadap organisasi teroris atau penyebaran konten yang mengancam stabilitas negara.
Berdasarkan peraturan di Arab Saudi, ada beberapa poin hukum yang mendasari prosedur PHK dan tindakan hukum tersebut:
- Undang-Undang Kejahatan Siber (Anti-Cybercrime Law): Regulasi ini melarang keras pembuatan, pengiriman, atau penyimpanan materi yang dapat mengancam ketertiban umum, nilai-nilai keagamaan, atau keamanan nasional melalui jaringan internet dan media sosial. Pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat dikenai sanksi pidana berat, termasuk hukuman penjara dan denda besar.
- Undang-Undang Ketenagakerjaan Arab Saudi (Saudi Labor Law): Berdasarkan Pasal 80, pihak pemberi kerja (perusahaan) memiliki hak hukum untuk memutus kontrak kerja karyawan secara sepihak tanpa memberikan pesangon atau pemberitahuan di awal (indemnity), jika karyawan tersebut terbukti melakukan tindakan pidana atau perbuatan yang melanggar integritas, kejujuran, serta merugikan keamanan negara.
- Deportasi dan Larangan Masuk: Bagi warga negara asing (ekspatriat), pelanggaran yang berkaitan dengan isu sensitif atau keamanan nasional seperti ini biasanya langsung diikuti dengan proses hukum oleh pihak berwenang, pemutusan visa kerja (exit visa), deportasi, serta larangan permanen untuk memasuki wilayah Arab Saudi kembali.
Langkah yang diambil oleh perusahaan medis tersebut menegaskan bahwa sektor swasta di Arab Saudi berkewajiban penuh untuk mematuhi regulasi keamanan nasional dan tidak memberikan ruang bagi aktivitas digital yang melanggar hukum negara.








Arab Saudi anti maulid Nabi, tapi merayakan maulid Abdul Wahab pendiri wahabi. Wahabi dan Syiah sama-sama sesat.
Syiah emang sesat, dalam keadaan kritis dan musibah berat datang yg keluar dari mulut mereka ya Ali, ya Ali, bukan ya Allah, ya Allah. Semoga umat Islam Indonesia selamat dari agama Syiah ini :
Berikut panggilan ya Ali, ya Ali, ya Ali dari agama Syiah di tengah bencana :
https://www.youtube.com/watch?v=MVxCxNqZGvY
Karena Syiah merupakan bahaya laten, maka waspadalah…
Ya allah, lindungilah umat Islam Indonesia dari agama Syiah ….
Kemudian beliau SAW melanjutkan: “Dan Ahlulbaitku. Aku mengingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlulbaitku! Aku mengingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlulbaitku! Aku mengingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlulbaitku!”..Hadist Muslim…
Oleh salafy malah bani saud al badui yg di muliakan…anak cucu Nabi di hina malah dulu dibunuh diracun dipenggal…apa dosa ahlil bait Nabi?…apa ahlil bait Nabi menyusahkan kalian?
padahal sholat kalian tak sah tanpa sholawat…termasuk sholawat pada keluarga Nabi…
https://www.facebook.com/share/v/1JWYcgaF1z/
Di mekkah dan madinah tidak ada yg koar koar mengaku keturunan Nabi
ya iyalah, yg ngaku langsung ditangkap, tapi kalo ngaku wahaboy langsung cair nasi bungkus, gitu aza kok repot
Sopir travel saudi saja marah ketika saya mengatakan kekaguman pribadi akan keberanian iran melawan israhell dan kafirun amrik. Pdahal saya lagi ngobrol biasa sama teman seperjalanan saja pakai bahasa Indonesia. Obrolan ringan spt obrolan di warkop. Heran saja…..sdm buta huruf memang paling dungu tanpa mau mengakui kelebihan negara lain…..kecuali cuma sama zionis dan kafirun amrik.
sebenarnya bukan yang buta huruf saja yang dungu habis…
nih saya sebut ya…
– badrud dungu salah paham alias Badrussalam
– ali sempak putra alias ali semjan putra
– firanda
– Syafiq basalemak
dll
mereka para ustadz sudah S3… gimana pintarnya, ngajar aqidah tauhid lagi.
tapi kalo sudah berkaitan dengan bani saud badui…kek nya gak pernah salah…maksum…mati²an dibela…
lihat aja komen si ali biji
Syi’ah lebih berbahaya dari Yahudi dan nashoro
bani saud buat konser musik telanjang…dia bilang bukan masalah aqidah
bukan hanya Syi’ah aja… kalo sudah berkaitan dengan IM… Hamas… langsung auto tantrum… ngamuk²…sembari fitnah
teman-teman liat, beritanya tentang Saudi! fans Saudi langsung teriak Syiah sesat Syiah sesat! rasanya seperti gimana gitu ya! 🤣
mereka punya emas, menguasai media, mengontrol narasi! dan sepertinya juga dah mengontrol isi kepala para fans Saudi disini! 🤣
wahaboy itu tolol mknya gampang dicuci otak, cukup beberapa kata saja sbg kata kunci pemrograman otak wahaboy yg seupil itu yakni yaitu sbb, syiah,taqiyah, kawin kontrak,ya ali, dah cukup segitu aza gk usah byk2x selain kapasitas otaknya yg cuman seupil iq nyapun cuman 57 🤣
https://www.youtube.com/watch?v=CoEkVLGykBw
Yaman memanggil – Sudah waktunya para habib pulang
https://www.youtube.com/watch?v=CoEkVLGykBw
Yaman memanggil – Sudah waktunya para habib pulang