“Karma Politik”

Ini adalah salah satu momen “karma politik” paling mencolok yang sedang ramai dibicarakan di AS. Kisah ini benar-benar terjadi dan baru saja mencapai puncaknya pada September 2026.

  • Selama Pemilihan Wali Kota New York City (NYC) tahun 2025, DoorDash menggelontorkan dana sekitar $1,4 juta untuk menjegal Zohran Mamdani. Sumbangan itu diberikan kepada Andrew Cuomo, kandidat lawan Mamdani.
  • DoorDash adalah paltform pemesanan dan pengiriman makanan online terbesar di Amerika Serikat.
  • Meskipun menghadapi gempuran dana korporasi besar, Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilu dan resmi menjabat sebagai Wali Kota New York City. Zohran meraih 50,8% suara, Cuomo 41,2%, Curtis Sliwa 7%.
  • DoorDash kena denda $131,5 juta: Kurang dari setahun setelah menjabat, pemerintahan Wali Kota Mamdani melalui Departemen Perlindungan Konsumen dan Pekerja (DCWP) berhasil membuat DoorDash harus membayar denda $131,5 juta (sekitar Rp2,1 triliun) kepada pekerjanya. Penyelidikan kota membuktikan bahwa algoritma DoorDash (periode April 2022 – Juni 2026) secara sistematis membayar pengemudi di bawah tarif upah minimum legal, terlambat membayar, atau bahkan tidak membayar sama sekali. Dari total denda tersebut, lebih dari $115 juta akan ditransfer langsung sebagai ganti rugi kepada sekitar 264.000 pekerja pengantar barang yang menjadi korban.

Ini tercatat sebagai penyelesaian kasus hak-hak pekerja terbesar dalam sejarah kota New York.

  • DoorDash menggelontorkan dana sekitar $1,4 juta untuk menjegal Mamdani
  • DoorDash akhirnya harus membayar lagi $131,5 juta oleh Wali Kota Mamdani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar