Kalau hati sudah busuk, maka memandang musibah muslim lain dengan serba buruk, SS ini contohnya

โœ๐ŸปAbdul Wahab Ahmad

Kalau hati sudah busuk, maka mata akan melihat kebusukan di mana-mana. Gambar ini contohnya.

Musibah itu ada dua macam:

(1) Ada yang ujian, seperti sabda Nabi:

ุนูŽู†ู’ ู…ูุตู’ุนูŽุจู ุจู’ู†ู ุณูŽุนู’ุฏู ุŒ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซู‚ูู„ู’ุชู: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุฃูŽูŠู‘ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฃูŽุดูŽุฏู‘ู ุจูŽู„ูŽุงุกู‹ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุจููŠูŽุงุกู ุซูู…ู‘ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุซูŽู„ูยป ููŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุซูŽู„ูุŒ ููŽูŠูุจู’ุชูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุญูŽุณูŽุจู ุฏููŠู†ูู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฏููŠู†ูู‡ู ุตูู„ู’ุจู‹ุง ุงุดู’ุชูŽุฏู‘ูŽ ุจูŽู„ูŽุงุคูู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุฏููŠู†ูู‡ู ุฑูู‚ู‘ูŽุฉูŒ ุงุจู’ุชูู„ููŠูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุญูŽุณูŽุจู ุฏููŠู†ูู‡ูุŒ ููŽู…ูŽุง ูŠูŽุจู’ุฑูŽุญู ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกู ุจูุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุชู’ุฑููƒูŽู‡ู ูŠูŽู…ู’ุดููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉูŒ

Aku berkata: Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat cobaannya? Beliau menjawab: “Para nabi, kemudian yang paling mirip, lalu yang paling mirip berikutnya. Seseorang diuji sesuai dengan kadar agamanya. Jika agamanya kokoh, maka ujiannya akan berat. Jika dalam agamanya ada kelemahan, maka ia diuji sesuai dengan kadar agamanya. Dan ujian itu senantiasa menimpa seorang hamba hingga ia dibiarkan berjalan di muka bumi tanpa dosa sedikit pun.” (HR. al-Tirmidzรฎ).

(2) Ada juga yang memang diberi musibah sebab kekafirannya, seperti dalam kisah umat terdahulu atau karena dosanya sebagaimana kasus-kasus lain.

Namun untuk memastikan mana penyebab utamanya, apakah itu ujian atau hukuman, maka perlu seorang Nabi untuk memberitahunya dari wahyu yang diterimanya. Bila tidak ada, maka kita harus memakai pandangan yang baik pada sesama muslim sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah.

Justru menurut hadis, muslim yang mati tenggelam dan keruntuhan bangunan adalah muslim yang mati syahid. Mereka terbebas dari dosanya dan masuk surga dari jalur terbaik.

Kalau anda belajar agama di lingkungan yang busuk, maka hati dan pandangan anda akan ikut membusuk sehingga selalu memandang musibah muslim lain dengan serba buruk, tanpa empati, tanpa rahmah dan tanpa adab. Segeralah keluar dari lingkungan itu sebelum terlambat.

(*)

Komentar