Masih ada yang bertanya, kecuali para loyalisnya, kenapa tak ada lagi yang membela Jokowi terkait ijazahnya dan ijazah Gibran? Bahkan, jalan yang hendak dirintisnya bersama PSI seolah dihambat oleh partai-partai dengan cara menaikkan ambang batas parlemen dari 4% menjadi 5%, bahkan ada pula yang mengusulkan naik hingga 7% atau 8%.
Pertama, apa yang dialami Jokowi dan Gibran saat ini, terutama soal gugat ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi (MK) dan perkara di Pengadilan Negeri (PN) adalah usahanya sendiri (dengan penerbiatan Suket). Tak ada keterlibatan orang lain di situ. Bagaimana orang akan membela, karena itu murni diketahui oleh Jokowi sendiri? Bahkan, loyalisnya sendiri, sebetulnya juga tak tahu apa-apa.
Kedua, Jokowi tidak mau berhenti, bahkan Gibran langsung gaspol hanya beberapa jam saja, setelah dilantik. Tak ada istilah rehat sejenak. Belum cukup satu tahun berjalan, Jokowi sendiri yang langsung mengumumkan bahwa, Prabowo-Gibran 2 periode. Seolah-olah, Jokowi-lah penentu. Bahkan, persis didekat Jokowi, orang berbicara Pemilu dipercepat.
Ketiga, orang tidak lupa tentang apa yang dilakukan di masanya. Sebagaimana orang tak bisa bersuara tentang apa yang dilakukannya dulu, kini orang juga tak bisa bersuara tentang apa yang dialaminya. Ya, seperti hukum sebab-akibat atau aksi-reaksi yang biasa saja. Masih untung, bisa mempertahankan lloyalis sejauh ini. Orang hanya melihat hasil akhirnya saja.
Keempat, Jokowi (Gibran) menjadikan tahun 2029 jauh-jauh hari sebagai pertaruhannya. Dan itu sudah terbaca jelas oleh banyak orang. Bagaimana orang akan ikutan membantu, kalau akan menjadi suatu pertaruhan Jokowi-Gibran itu sendiri. Bahkan, demi pertaruhannya, eksistensi orang lain (kelompok, partai) menjadi terancam. Lebih baik jadi menonton daripada ikut bereaksi. Begitulah kira-kira.
(ERIZAL)








Duet Poros Alternatif Ini Disebut Bakal Menakutkan Bagi Prabowo Menuju Pilpres 2029
https://www.gelora.co/2026/09/duet-poros-alternatif-ini-disebut-bakal.html
satu lawan terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit. mbelgedez 🕺🕺💃💃🏃♂️
silahkan aja Gibran maju lagi
tapi KPU wajib verifikasi ijazahnya lagi
Prabowo-Megawati Kembali Bertemu 17 Oktober? Saatnya Bahas Koalisi untuk 2029?
https://fajar.co.id/2026/09/30/prabowo-megawati-kembali-bertemu-17-oktober-saatnya-bahas-koalisi-untuk-2029/
mendekati 20 Oktober 2026 kepala termul cenut…. cenut…. wowo dapat sajian nasgor. atau wiwi akan melakukan sleding tikle. pokoknya seru dah 💃💃💃🕺🕺🕺🏃♂️🏃♂️
lho bukannya para ternak benci si merah? kok malah mau ketemuan?🤣🤣
si Anonim KAFIR MUNAFIK alias Aris Wijayantolol alias ABAH DUKUN alias ISLAM ABANGAN alias KERE KESOT MUNAFIK islamophobia ODGJ akut MABUK ONANI, MABUK KEJAWEN, MABUK CABUL anggota gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI komen: “alaaahhh…yg jadikan Jokodok plonga plongo raja ngibul Mulyono dan FuFuFaFa sebagai musuh bersama kan cuma kadrun aja akibat sakit hati. Kalian itu masih gak percaya sama junjungan sekaligus BERHALA SESEMBAHAN ku itu sih‼️ Buktinya dg omongannya selama ini banyak aja yg percaya walau itu cuma TIPUAN. Terbukti kan kesaktiannya⁉️
Ngoahahaha…😝😂😜🤣