Jihad Bersama Pemimpin

✍🏻Ustadz Hafidin Achmad Luthfie

Dalam prinsip akidah Ahlussunnah ditegaskan bahwa jihad berlaku sampai hari kiamat dan dilaksanakan bersama pemimpin.

Masalahnya, para pemimpin justru pengecut. Mereka takut kepada musuh. Dan mereka lebih memilih menikmati dunia daripada menghadapi risiko perjuangan.

Ketika kita mengkritik para pemimpin karena meninggalkan jihad, justru kita yang diserang.

Kita dihujat oleh para penyembah pemimpin. Mereka melabeli kami telah bughāt, bahkan menyebut kami khawārij.

Lihatlah negeri-negeri Islam diserang, kaum muslimin dibantai di berbagai tempat. Puluhan juta kaum muslimin dibunuh kafirin di negeri-negeri mereka. Lalu, kapan para pemimpin menjalankan syariat jihad?

Jihad ditinggalkan, mengkritik pun dilarang.

Lalu kita disuruh sabar menyaksikan ditinggalkannya syariat dan syiar terbesar dalam agama. Kita diminta tenang serta menerima para pemimpin yang mengabaikan amanah dan menzalimi umat.

Au ah. Lieur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. ane kurang pehem..
    tp ini spt doktrin wahabism ga sih..!?
    kzaliman trhadap ummat nyata & hanya brjarak slemparan batu..

    tp kbijakan pemimpin (raja, sultan, amir, pm, presiden dll) ga mngarah kpd pmbelaan nyata..

    Dan tentu saja rakyatnya ga boleh protes.,harus tunduk patuh..

  2. ane kurang pehem..
    tp ini spt doktrin wahabism ga sih..!?
    kzaliman trhadap ummat nyata & hanya brjarak slemparan batu..

    tp kbijakan pemimpin (raja, sultan, amir, pm, presiden dll) ga mngarah kpd pmbelaan nyata..

    Dan tentu saja rakyatnya ga boleh protes.,harus tunduk patuh..