“Itu yang mengkritik pemerintah, memangnya ingin Indonesia kacau?”, kata Fulan

“Itu yang mengkritik pemerintah, memangnya ingin Indonesia kacau?”, kata Fulan.

Hei Bung, tidak usah menunggu nanti. Saat ini pun, sudah banyak sekali masalahnya. Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Saya sendiri, tiap hari harus berjibaku dengan asap, akibat kelaliman segelintir orang. Nilai tukar rupiah anjlok, yang berakibat harga-harga barang naik. Terjadi kelangkaan BBM di berbagai daerah. Listrik byar pet. Susah dapat air bersih. Para ahli dan pakar dihina penguasa di depan publik. Korupsi terus merajalela. Perzinaan di mana-mana. Judol dibiarkan. Dan banyak lagi.

Ini sudah kacau balau. Dan jika anda dan orang-orang seperti anda, masih sok bijak, menjadi pengacara kezaliman, keadaan ini akan semakin rusak!

(Ustadz Muhammad Abduh Negara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. saya nebulizer 2x sehari selama sebulan ini, krn asma saya bolak-balik kumat gegara asap. terima kasih pak Prabowo (serangan asma terakhir saya waktu umur 5 tahun, sekarang saya >58 tahun)

  2. Tidak ada Kritik pun, Indonesia sudah Kacau Balau ekonominya, Acakadut hukumnya
    Ibarat ada JURANG di depan, pengkritik cuma beritahu, tuh ada Jurang !!
    Soal Pemerintah terperosok ke Jurang, itu SALAH SENDIRI, bukan salah yg kritik