Istri Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa, Latifa al-Droubi adalah cucu dari Ala al-Din al-Droubi, dokter Sultan Abdul Hamid II dan menjabat sebagai perdana menteri Suriah.
Latifa al-Droubi (لَطيْفةُ الدُّروبيِّ) lahir pada tahun 1984 di Al-Qaryatayn, sebuah kota pedesaan di Provinsi Homs, Suriah.
Kakeknya, Ala al-Din al-Droubi , yang menjabat sebagai perdana menteri Suriah dari tanggal 26 Juli hingga pembunuhannya pada tanggal 21 Agustus 1920, juga merupakan dokter pribadi Sultan Utsmaniyah Abdul Hamid II.
Keluarganya mencakup tokoh-tokoh terkemuka seperti Sheikh Abdul Ghaffar al-Droubi, seorang qori Al-Quran terkenal dari Suriah yang meninggal di Jeddah, Arab Saudi, pada tahun 2009.
Latifa bertemu Ahmed al-Sharaa ketika keduanya masih mahasiswa di Universitas Damaskus Mereka menikah pada tahun 2012 dan memiliki tiga anak.
Berikut adalah profil singkat mengenai Latifa al-Droubi:
- Latar Belakang: Ia lahir di Al-Qaryatayn, Provinsi Homs, dari keluarga al-Droubi yang memiliki pengaruh sejarah politik di Suriah. Salah satu leluhurnya, Alaa al-Din al-Droubi, pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Suriah pada tahun 1920.
- Pendidikan: Ia memegang gelar Master dalam bidang Bahasa dan Sastra Arab. Pada September 2025, ia menarik perhatian publik saat menghadiri upacara wisudanya di Universitas Idlib yang didampingi oleh suaminya (Presiden Suriah).

- Kehidupan Pribadi: Latifa menikah dengan Ahmed al-Sharaa pada tahun 2012 atau 2013. Pasangan ini memiliki tiga orang putra. Selama bertahun-tahun masa konflik, ia menjalani kehidupan yang tertutup dan berpindah-pindah, termasuk tinggal di pegunungan, sebelum akhirnya muncul ke publik setelah suaminya menjadi pemimpin negara.
- Peran Publik: Ia pertama kali tampil secara internasional pada Februari 2025 dalam kunjungan resmi ke Arab Saudi untuk melakukan umrah dan ke Turki untuk bertemu dengan Ibu Negara Emine Erdoğan. Sebagai Ibu Negara, ia fokus pada isu-isu kemanusiaan, pemberdayaan perempuan, dan pendidikan.









Komentar